Padil Karsoma: Tingkatkan Spiritualitas Warga Melalui Kemakmuran Mesjid

Share:

Newsatu.com – 

Padil Karsoma berharap setiap kegiatan pembangunan mesjid sejatinya menjadi lorong besar bagi warga untuk meningkatkan keimanan terhadap Allah SWT.
Hal tersebut disampaikannya dalam acara peletakan batu pertama kegiatan pembangunan Mesjid Jami’ul Khoir Kampung Bungurjaya, Desa Pasawahan, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta (07/11/2017).
“Kita jadikan momentum ini sebagai lorong besar untuk meningkatkan spiritulitas warga kepada Allah SWT. Kelak, setelah selesai, mesjid ini harus betul-betul dimakmurkan,” jelas Padil Karsoma atau yang lebih dikenal sebagai Papih ini.
Papih berharap pembangunan mesjid tersebut bisa berjalan cepat dan lancar agar bisa segera digunakan untuk kegiatan keagamaan bagi warga sekitar.
Lanjutnya, Papih yang juga selaku Sekda Kab. Purwakarta ini sangat mengapresiasi dan mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang terlibat membantu kegiatan pembangunan Mesjid ini.
“Atas gotong royong warga di sini, pihak donatur, dan IPMMI Purwakarta, semoga apa yang diberikannya baik materi dan tenaga, menjadi ladang pahala dan selalu dikaruniai nikmat oleh Allah SWT,” ujar Papih dalam sambutan penutupnya.
Dalam suasana kekeluargaan, Papih yang juga bakal calon Bupati Purwakarta ini, dalam acara tersebut memberikan pula santunan untuk anak yatim piatu dan jompo yang ada di lingkungan Desa Pasawahan.
Atas kegiatan tersebut, warga merasa bangga kepada Sekda Purwakarta, Padil Karsoma, yang memiliki rasa sosial yang tinggi.
“Kami sebagai warga merasa bangga dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan Pak Sekda. Mudah-mudahan Pak Sekda selalu diberikan kelancaran dan kesehatan dalam segala aktivitasnya,” ungkap syukur Ustadz Herman, warga Kampung Bungurjaya setelah acara selesai.
Acara peletakan batu pertama kegiatan pembangunan Mesjid Jami’ul Khoir ini dihadiri juga oleh Camat Pasawahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus IPMMI Purwakarta, anak-anak yatim piatu dan jompo, serta sekitar seratus orang warga sekitar. (Zal)