Senin, Mei 16, 2022

Gubernur Anies Baswedan Resmikan Stasiun Tebet & Palmerah

- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -spot_imgspot_img

JAKARTA, NEWSATU.COM — Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meresmikan stasiun terintegrasi di Stasiun Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (29/9).

Selain di Tebet, stasiun Palmerah, Jakarta Pusat, juga ikut diresmikan.

Anies menyatakan peresmian tersebut merupakan hasil dari kolaborasi dengan sejumlah pihak. Mulai dari PT Kereta Api Indonesia (KAI), PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), PT MITJ, hingga PT MRT Jakarta.

BACA JUGA :   Suspend Dicabut, Jamaah Umroh Belum Bisa Langsung Berangkat 1 Desember

“April tahun lalu kita resmikan Stasiun Tanah Abang, dan saat lihat Tanah Abang, banyak yang melihat perubahan jika turun dari kereta api. Dan integrasi antartransportasinya juga berlangsung amat smooth,” kata Anies.

BACA JUGA :   Pabrik AC Panasonic Relokasi dari Malaysia Mulai Berproduksi

Menurut Anies, secara penampilan Stasiun Tebet sudah sangat berbeda jika dibandingkan dengan beberapa tahun sebelumnya. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengharapkan nantinya banyak masyarakat Jabodetabek yang akan menggunakan transportasi umum.

BACA JUGA :   100 Yatim & Dhuafa Ikuti Khitanan Cerita di Kota Bandar Lampung

Selain itu, Anies mengatakan nantinya tarif tiket akan berbeda untuk penumpang tertentu saat sistem integrasi tersebut telah selesai.

“Ini akan menjadikan Jakarta, Jabodetabek, setara dengan kota-kota maju lainnya,” tambah Anies.

Sementara itu, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menilai adanya integrasi transportasi di berbagai titik transportasi seperti Stasiun Tebet merupakan salah satu langkah eksekusi nyata.

BACA JUGA :   Pabrik AC Panasonic Relokasi dari Malaysia Mulai Berproduksi
BACA JUGA :   100 Yatim & Dhuafa Ikuti Khitanan Cerita di Kota Bandar Lampung

Menhub Budi mengatakan, adanya sistem terintegrasi mampu memudahkan para pengguna transportasi umum.

“Ini real kita buat konsep setelah itu kita eksekusi dengan satu konsep-konsep nyata membuat TOD (Transportation Oriented Development) maupun kerja sistem dan sarana yang ada disini,” ucap Budi, dilansir merdeka.com.

Sebelumnya, pada 17 Juni 2020, empat stasiun terintegrasi telah diresmikan, yaitu Stasiun Tanah Abang, Sudirman, Juanda, dan Pasar Senen.

- Advertisement -spot_imgspot_img
Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here