Selasa, Mei 17, 2022

Dubai Expo 2020 Ajang Strategis UKM Tunjukkan Potensi kepada Pasar Dunia

- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -spot_imgspot_img

JAKARTA, NEWSATU.COM – Pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Indonesia turut berpartisipasi dalam Dubai Expo 2020 yang digelar 1 Oktober 2021–31 Maret 2022, sebagai ajang strategis untuk menunjukkan potensinya kepada pasar dunia.

“Ini merupakan momen yang tepat untuk menciptakan iklim investasi, kerja sama dan peluang perdagangan berkelanjutan bagi UMKM di Tanah Air,” kata Deputi UKM Kementerian Koperasi dan UKM Hanung Harimba dalam siaran resminya, Senin (4/10).

Mengusung tema ‘Creating the Future, From Indonesia To the World’, Paviliun Indonesia menampilkan lebih dari 300 produk UMKM siap ekspor antara lain komoditas, kerajinan, interior, tekstil hingga produk fesyen.

BACA JUGA :   Kemenperin Gencar Promosikan Beragam Produk IKM di Dubai Expo 2020
BACA JUGA :   Dalam 2 Pekan, Lebih dari 50 Ribu Pengunjung Nikmati Paviliun Indonesia di Dubai Expo

Pada ajang ini, Kementerian Koperasi dan UKM berpartisipasi dengan membawa produk yang memanfaatkan natural resources, produk rempah olahan untuk mendorong program spice up to the world, penerapan research and development dalam waste management, dan healthy food.

Semua pihak mendukung adanya kerja sama Kemenkop UKM melalui Smesco Indonesia dengan Atase Perdangan dan ITPC di 44 negara dalam pengembangan ekspor UKM khususnya market intelligence, promosi luar negeri, dan business matching.

BACA JUGA :   Mau Tahu Apa Itu G20? Untungnya buat Indonesia Apa?

“Kemenkop UKM membuat desain kebijakan pengembangan UMKM dengan menciptakan ekosistem bisnis, mulai dari pelatihan peningkatan kualitas produk, pembiayaan, adaptasi teknologi, pemasaran, dan sistem rantai pasok,” kata Hanung.

Hanung menjelaskan produk yang dipromosikan pada Dubai Expo 2020 adalah produk makanan kemasan dari Restu Mande Bandung, Matoh Banyuwangi, olahan kelapa dari Kulaku Banyuasin, produk makanan organik dari Ladang Lima Surabaya, produk kopi oleh Virgil Flores, dan produk homedecor rumah premium oleh Indo Risakti Bantul dan Raja Mas Cilacap.

BACA JUGA :   Kadin Gorontalo Serahkan 200 Tabung Oksigen untuk Seluruh Rumah Sakit
BACA JUGA :   Menparekraf Sandiaga Uno Resmikan Proyek Revitalisasi Galeri MURI di Jakarta

“Produk homedecor premium memanfaatkan bahan alami dan bahan daur ulang seperti eceng gondok, lamun, kulit pisang, mendong dan kayu daur ulang. UKM bekerja sama dengan perajin rumah tangga dan menciptakan ekosistem usaha yang berkelanjutan dan fair trade,” beber Hanung seperti dilansir Kompas.com.

- Advertisement -spot_imgspot_img
Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here