Kamis, Februari 2, 2023

Mobil Layanan Haji & Umroh Diluncurkan untuk Jamah Seluruh Daerah di Indonesia

- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -spot_imgspot_img

JAKARTA, difanews.com — Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Mobil Layanan Haji dan Umrah Keliling (MLHUK). Layanan ini bertujuan untuk mendekatkan pelayanan haji dan umrah kepada masyarakat yang ingin mendaftar haji tetapi masih terkendala jarak antara tempat tinggalnya dan Kantor Kemenag Kabupaten/Kotanya.

Perencana Ahli Madya Ditjen PHU Slamet mengatakan layanan ini merupakan inovasi Ditjen PHU untuk mendekatkan layanannya kepada masyarakat dan jemaah haji dan umrah.

BACA JUGA :   Indonesia Kembali Berangkatkan Jamaah Umroh dengan Kebijakan 1 Pintu

“Ini merupakan inovasi Ditjen PHU setelah pendaftaran online dan PLHUT, karena masih ada masyrakat yang belum tersentuh pelayanan haji dan umrah ini,” ungkap Slamet melalui sambungan telepon. Sabtu (18/12), dilansir haji.kemenag.go.id.

BACA JUGA :   Inilah Juara-juara UPQ Fest 2021 di Bogor

Kemenag, kata Slamet memberikan inovasi variasi (pilihan) pendaftaran haji kepada masyarakat agar calon jemaah haji dari manapun bisa merasakan kehadiran layanan haji dan umrah ini.

BACA JUGA :   Ini Syarat & Alur Pencairan Insentif Guru PAI Non-PNS

Sebelumnya, Kemenag sudah membuka pendaftaran haji online dengan aplikasi ‘Haji Pintar’ dan pembangunan Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) di tiap kab/kota.

Layanan  Haji dan Umrah Keliling menjadi etalase Kemenag dalam hal transformasi digital dan memberikan kepuasan sekaligus memberikan pilihan layanan kepada publik.

Saat ini dua kantor Kemenag sudah mendapatkan mobil  Layanan Haji dan Umrah Keliling  tersebut yakni Kantor Kemenag Kabupaten Musi Banyuasin provinsi Sumatera Selatan danKabupaten Bangka Selatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Nantinya secara bertahap seluruh Kemenag Kabupaten/Kota akan mendapatkan Mobil  Layanan Haji dan Umrah.

BACA JUGA :   44 Ribu Guru Pendidikan Agama Islam Non-PNS Menerima Rp1,5 Juta Potong Pajak
BACA JUGA :   Hari Dokter Nasional: IDI Berharap Para Dokter Berkomitmen pada Pengabdian terhadap Kemanusiaan

Sayangnya, pemberangkatan calon Jemaah haji dan umroh Indonesia kembali ditunda sampai 2022.

- Advertisement -spot_imgspot_img
Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here