Rabu, Februari 8, 2023

Gubernur Jabar Lantik 1.500 Santri Binaan Remaja Masjid

- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -spot_imgspot_img

KAB. BANDUNG, newsatu.com — Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mewisuda 1.500 santri TKA, TPA, TQA, dari sejumlah lembaga pendidikan usia dini di bawah naungan Badan Koordinasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Jabar di Kompleks Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Kabupaten Bandung, Minggu (19/12).

Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil– menyambut baik bertambahnya generasi Qur’ani di Jabar sebagai perwujudan dari visi Jabar Juara Lahir Batin. Menurutnya, pembangunan spiritual di Jabar juga menjadi prioritas di samping pembangunan fisik.

BACA JUGA :   Kabar Baik bagi Jamaah Umroh, ke Arab Saudi Tak Harus Pakai Booster

“Sebagai umara, saya senang melihat banyaknya generasi Qur’ani. Inilah yang dimaksud Juara Lahir Batin agar kita selamat, tidak hanya di dunia, tapi akhirat,” ucap Kang Emil.

BACA JUGA :   Dorong Pulihkan Ekonomi Masyarakat, Pemkab Bogor Serahkan BLT bagi Pelaku UMKM

Pembangunan spiritualitas juga bisa dilakukan dengan cara dakwah. Kang Emil mengatakan, di era cepatnya arus informasi sekarang ini, dakwah harus bisa menjangkau lebih banyak masyarakat. Melalui program dakwah digital, Kang Emil ingin pemuda masjid memanfaatkan teknologi informasi tanpa mengubah nilai dakwahnya.

BACA JUGA :   Hubungan Manis Indonesia dan Turki Ternyata Diawali Raja Jawa Raden Fatah

“Setiap masjid harus punya cara dakwah digital agar bisa didengarkan oleh jutaan orang. Isi dakwahnya sama, tapi cara dakwahnya di era digital sekarang harus menyesuaikan,” tuturnya di laman jabarprov.go.id

Kang Emil juga berpesan, pembangunan spiritual harus terus dilakukan. Ia mengajak BKPRMI Jabar berkolaborasi, salah satunya dalam program Kredit Mesra. Pemda Provinsi Jabar bekerja sama dengan bank bjb menyalurkan kredit kepada masyarakat tanpa bunga dan agunan. Syarat ikut program Kredit Mesra yaitu menjadi jemaah masjid.

BACA JUGA :   17 Daerah Ini Usulkan Pemekaran di Jawa Barat
BACA JUGA :   Grand Final Proliga 2022 Putri, Perang Guru dan Murid

“Coba sukseskan oleh pemuda-pemuda di BKPRMI. Cari duafa, ajak jadi jemaah masjid, nanti dikasih pinjaman uang untuk kemandirian ekonomi. Kami punya programnya, tapi kurang pasukannya,” jelas Kang Emil.

Dengan begitu, kata Kang Emil, masjid akan makmur dan generasi Qur’ani akan semakin banyak.

 

- Advertisement -spot_imgspot_img
Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here