Rabu, Februari 8, 2023

Omicron Terdeteksi di Jatim, LaNyalla Minta Pemprov & Masyarakat Lakukan Langkah Antisipasi

- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -spot_imgspot_img

SURABAYA, newsatu.com — Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti meminta Pemerintah Provinsi dan pemerintah kota/kabupaten di Jatim segera melakukan langkah lanjutan dengan terdeteksi masuknya varian B 1.1.529 Omicron ke wilayah Kota Surabaya.

“Masuknya Omicron di Jatim ini perlu menjadi perhatian serius. Segera lakukan langkah supaya potensi penyebaran varian ini bisa dicegah sehingga tidak membuat lonjakan kasus Covid-19 lagi,” kata LaNyalla, Senin (3/1).

BACA JUGA :   IPHUIN Curhat kepada Ketua DPD RI Soal Pembimbing Manasik Haji Terverifikasi

Menurut LaNyalla, ketika varian Omicron memiliki daya tular lebih cepat dan tidak ada langkah antisipasi lebih awal maka akan berisiko terjadi penularan yang lebih luas.

BACA JUGA :   Ketua DPD RI: Kecerdasan Literasi Digital Penting Dikuasai Generasi Milenial

“Makanya selain karantina bagi warga yang terdeteksi, segera lakukan lanjutan blocking maupun tracing dengan swab massal bagi masyarakat sekitar maupun yang sempat berhubungan fisik dengan warga yang terdeteksi,” jelasnya.

Ditambahkannya, sosialisasi secara masif tentang pentingnya protokol kesehatan tidak boleh terlupakan. Tentu saja sambil melihat pergerakan Covid di daerah masing-masing.

BACA JUGA :   Kota Bandung Rebut Gelar Juara Food Ethnic 2022

Diketahui kasus varian Omicron di Surabaya terdeteksi pascapenderita berlibur dan reuni keluarga di Bali. Hingga Ahad (2/1), ada dua orang yang terdeteksi, namun kondisinya OTG (Orang Tanpa Gejala).

“Untuk masyarakat yang kemarin liburan ke Bali, saya anjurkan mengantisipasi potensi tertular Omicron dengan melakukan tes PCR dan isolasi mandiri. Kemudian tetap tenang dan tidak perlu panik,” paparnya.

BACA JUGA :   Pada Usia 150, Padang Golf Rawamangun Diresmikan Jadi Cagar Budaya
BACA JUGA :   Jemaah Haji Indonesia Diberangkatkan dari 9 Embarkasi

Selanjutnya, Senator asal Jawa Timur itu juga berharap masyarakat secara aktif mengakses perkembangan informasi terkait varian Omicron. Jika terdapat gejala yang mirip dapat segera mencari pengobatan agar tidak berpotensi menularkan kepada orang lain.

“Apalagi ada beberapa ahli yang menyebut bahwa ada penurunan efektivitas Vaksin Covid-19 dalam melawan virus Omicron,” ucapnya.

 

- Advertisement -spot_imgspot_img
Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here