Sabtu, Mei 21, 2022

Arsjad Rasjid: Ekonomi Syariah Jadi Elemen Penting Kebangkitan Ekonomi Indonesia

- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -spot_imgspot_img

JAKARTA, newsatu.com — Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid mengatakan, kompetensi dan potensi ekonomi syariah di Indonesia Sangat besar.

Itu sebabnya, katanya, pemerintah bersama para pemangku kepentingan telah merancang kerangka strategi ekonomi syariah. Tujuan utamanya adalah membangun ekonomi halal sebagai mesin pertumbuhan ekonomi makro Indonesia dan menjadi pemimpin di dunia Islam.

Dalam kunjungan acara ‘Daurah Ekonomi Pimpinan Pusat Persatuan Islam’ bertajuk ‘Sinergitas Pemerintah, Ormas Islam, dan Pengusaha dalam mewujudkan Indonesia Pusat Ekonomi Syariah dan Produsen Halal Dunia pada 2024’, di Bandung, Jumat (14/1), Arsjad menegaskan hal itu.

BACA JUGA :   UMKM Tonggak Penting dalam Pemulihan Ekonomi Nasional, Kata Wamenkeu
BACA JUGA :   Dukung Operasional KIPI dan KIKI Kaltara, Kadin Teken Kerja Sama

Arsjad yang juga Ketua Dewan Penyantun Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), menegaskan potensi ekonomi syariah atau ekonomi halal dapat menjadi salah satu elemen penting dalam momentum kebangkitan ekonomi Indonesia. Dan ini adalah saat yang sangat tepat.

Berdasarkan Indonesia Halal Market Report 2021, di seluruh sektor inti ekonomi halal, umat Islam menghabiskan total 1,9 triliun dolar AS pada 2020 untuk produk gaya hidup (makanan, mode, perjalanan, media/rekreasi, obat-obatan/kosmetik) dan diproyeksikan akan kembali meningkat mencapai 2,76 triliun dolar AS pada 2025.

BACA JUGA :   Bantu Warga Mejobo Bangkitkan Ekonomi, PT Nikorama Dirikan Lapak Kuliner Wanima

Belum lama ini Bank Indonesia bersama MES meluncurkan sebuah roadmap program pengembangan kemandirian pesantren dengan beberapa tahapan, yakni:

BACA JUGA :   LaNyalla Tutup Turnamen Golf Kadin: Filosofi Golf Bisa Diajarkan kepada Anak-anak

– Standarisasi laporan keuangan pesantren

– Replikasi business lines dari 1 pesantren ke pesantren lain

– Pengembangan virtual market (digitalisasi)

– Pengembangan center of excellence di pesantren unggulan

– Pengembangan holding perusahaan pesantren

BACA JUGA :   Gandeng Asproksi, Kadin Indonesia Dukung Pembangunan Sarana Medis & Pelayanan Publik Lombok Tengah

– Serta pengembangan halal value chain

Artikel sumber, KLIK

- Advertisement -spot_imgspot_img
Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here