Selasa, Mei 17, 2022

Targetkan Udara Bersih dan Sehat, Provinsi Jabar Canangkan Program Uji Emisi

- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -spot_imgspot_img

BANDUNG, newsatu.com — Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum membuka Uji Emisi Gratis dan Mencanangkan Kawasan Emisi Bersih di Perkantoran Provinsi Jawa Barat di Parkir Barat Gedung Sate Kota Bandung, Selasa (25/01). Diharapkan program ini membawa dampak untuk menekan polusi udara di Jabar.

Wagub mengapresiasi Dinas Lingkungan Hidup Pemda Provinsi Jabar yang telah menggagas uji emisi bagi kendaraan bermotor. Namun diharapkan bukan hanya dilaksanakan di lingkungan Setda Provinsi Jabar, melainkan juga di seluruh OPD dan lembaga di Jawa Barat.

BACA JUGA :   Co & Cho 2021, Ajang Pembuktian Kualitas Kopi & Cokelat Indonesia

Wagub menuturkan, sebanyak 85 persen polusi udara disebabkan kendaraan bermotor, yang akan berakibat tak baik terhadap kesehatan masyarakat, seperti halnya penyakit kanker.

BACA JUGA :   ObraS KaIN: Orangtua Harus Bijak Menyikapi Dampak Positif & Negatif Era Digital

Saat ini Pemda Provinsi Jabar  sedang menyusun rancangan peraturan gubernur tentang pengendalian pencemaran udara, yang mana uji emisi kendaraan bermotor dan hasil uji emisi sebagai dasar pengenaan pajak kendaraan menjadi substansi dalam rancangan pergub tersebut.

“Pemda Provinsi Jabar sedang menyusun pergub sebagai turunan dari peraturan pemerintah, termasuk salah satunya terkait perpanjangan STNK di wilayah Jawa Barat harus lulus uji emisi,” ungkapnya di laman jabarprov.go.id

BACA JUGA :   LaNyalla di Puri Agung Bali: Kerajaan & Kesultanan Berjasa dalam Lahirnya Bangsa & Negara

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemda Provinsi Jabar Prima Mayaningtias mengatakan, kualitas udara sangat dipengaruhi oleh berbagai aktivitas, baik yang bersifat alami atau pun antropogenik, dan menghasilkan emisi yang mengandung berbagai zat pencemar ke udara.

“Seiring dengan meningkatnya aktivitas pembangunan, selain berdampak positif terhadap perkembangan ekonomi, tapi juga dapat berdampak negatif terhadap lingkungan bila tidak dilakukan upaya pengelolaan dan pengendalian terhadap dampak lingkungan tersebut,” katanya.

BACA JUGA :   Upaya Pemerintah Cabut Izin Usaha & Lahan Tak Produktif Didukung Kadin Indonesia
BACA JUGA :   Gandeng Asproksi Jateng, Eisa Global Gelar Kajian Ilmu Kehidupan

“Salah satu dampak negatif adalah terjadinya pencemaran udara akibat emisi yang dihasilkan terutama dari kegiatan industri dan transportasi, seperti di wilayah perkotaan atau pun zona industri,” lanjut Prima.

Prima menjelaskan tujuan dari kegiatan uji emisi, yaitu menindaklanjuti amanat PP No. 22 Tahun 2021 pada Pasal 206, bahwa setiap pemilik kendaraan yang usianya lebih dari tiga tahun wajib uji emisi. Pada Pasal 531 disebutkan, kewajiban uji emisi menjadi syarat dalam perpanjangan STNK.

- Advertisement -spot_imgspot_img
Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here