Senin, Mei 16, 2022

Peluang Bisnis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Labuan Baju Sangat Besar

- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -spot_imgspot_img

JAKARTA, newsatu.com — Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Arsjad Rasjid menyebut besarnya peluang bisnis sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Labuan Baju di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur.

“Flores memiliki banyak sekali potensi dan peluang bisnis di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” ujar Arsjad, dalam talkshow ‘Menarik Investor ke Pulau Flores’ sekaligus peluncuran TribunFlores.com portal berita ke-59 Tribun Network, Kamis pekan lalu, mengutip tribunnews.com.

Labuan Bajo, katanya, bisa menjadi destinasi pariwisata unggulan yang sudah menjadi tempat wisata premium.

Apalagi, KTT G20 nantinya akan digelar di Labuan Bajo pada September 2022. “Ini menjadi kebanggaan bagi NTT khususnya Flores,” katanya.

Berdasarkan informasi yang diterima Kadin, Arsjad mengungkapkan bahwa pemerintah juga telah menyiapkan infrastruktur guna mendukung event ini.

BACA JUGA :   Antisipasi Puncak Omicron Februari-Maret, Kemenkes bakal Kebut Vaksinasi Booster

Seperti telah dibentuknya Badan Pelaksana Otoritas Labuan Bajo Flores, dibangunnya infrastruktur komunikasi fiber optic dan menara BTS yang cukup banyak, listrik yang sudah masuk ke 3.000 desa di NTT hingga telah tersedianya Bandara Komodo.

BACA JUGA :   Kadin Siap Berikan Kelas-kelas Ekonomi dan Bisnis bagi Insan Pers

“Ini menjadikan Labuan Bajo, Flores sebagai the world class tourism destination, sudah berbeda dengan lima tahun lalu,” katanya.

Keindahan Pulau Komodo dengan kekayaan budaya lokal dan pulau-pulau eksotis di sekitarnya membuat Labuan Bajo menjadi tempat wisata yang potensial dan ramai dikunjungi.

Jika ingin menggunakan transportasi udara, maskapai Transnusa Airlines secara langsung menghubungkan Labuan Bajo dengan beberapa kota di Indonesia, seperti Makassar, Semarang, Balikpapan, Kupang, dan Mataram.

BACA JUGA :   Arsjad Rasjid: Ekonomi Syariah Jadi Elemen Penting Kebangkitan Ekonomi Indonesia

Dari Jakarta, pengunjung dapat menuju Labuan Bajo dengan beberapa maskapai seperti Batik Air dan Citilink. Jadwal keberangkatan antara pagi dan siang hari. Waktu tempuh Jakarta – Labuan Bajo hanya sekitar empat jam.

Anda juga bisa melakukan perjalanan ke Labuan Bajo dari Bandar Udara Gewayantana di Flores, Bandara Frans Sales Lega di Ruteng, atau Bandar Udara H. Hasan Aroeboesman di Ende. Untuk informasi jadwal penerbangan lebih lanjut, kunjungi situs web maskapai terkait ya, Sobat Pesona!

BACA JUGA :   50 Duta Harmoni Madrasah Dikukuhkan Kemenag

Melakukan road trip ke Labuan Bajo via Flores juga menarik untuk dicoba. Rute perjalanannya dimulai dari Flores, Bajawa, Ruteng, Nancar, Mboera, hingga sampai di Labuan Bajo. Alternatif lainnya adalah dari Flores, ke Riung, Wera, Ruteng, Nancar, dan Mboera sebelum berakhir di Labuan Bajo. Perjalanan darat ini bisa memakan waktu hingga 12 jam.

BACA JUGA :   Indonesia Harus Manfaatkan Tren Wisata Halal Jelang Expo 2025 Osaka/Kansai

Jika ingin alternatif lain, Anda dapat menggunakan bus dari Bali menuju ke Mataram, Lombok. Lalu melanjutkan perjalanan menuju Bima di Sumbawa dan kemudian diteruskan melalui perjalanan menuju ke Sape. Saat tiba di Sape, Anda dapat menaiki kapal feri menuju Labuan Bajo.

Untuk jalur laut, Anda bisa menaiki kapal Leuser dari Pelni yang berlayar dari Makassar, Sulawesi Selatan atau kapal Pelni KM Binaiya yang berangkat dari Denpasar (Benoa) ke Labuan Bajo.***

- Advertisement -spot_imgspot_img
Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here