Kamis, Februari 2, 2023

RSUD Kota Bogor Luncurkan Aplikasi SIMRS untuk Permudah Layanan Warga

- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -spot_imgspot_img

KOTA BOGOR, newsatu.com — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor meluncurkan aplikasi baru bernama Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS). Aplikasi ini memudahkan warga untuk mendapatkan pelayanan secara digital.

Wali Kota Bogor Bima Arya dalam sambutannya menitip satu hal utama, yakni ikhtiar yang dilakukan dalam membangun sistem harus betul-betul total alias jangan setengah-setengah.

Artinya dengan sistem aplikasi yang baru jangan hanya berpikir untuk memudahkan antrean atau mempercepat dalam pelayanan. Tapi ujung-ujungnya nanti mencakup semua kegiatan di RSUD Kota Bogor yang transparan.

“Harapan saya bisa memonitor dokter yang ada dan dokter yang aktif di sini serta lainnya. Jadi sistem ini tidak boleh setengah-setengah, harus masuk semua,” katanya di RSUD Kota Bogor, Selasa (15/2).

BACA JUGA :   UMKM Tonggak Penting dalam Pemulihan Ekonomi Nasional, Kata Wamenkeu

Pada kesempatan tersebut Bima Arya juga memberi sejumlah catatan. Ia menginginkan aplikasi ini tidak hanya gadget friendly, tapi juga warga yang tidak friendly gadget harus dibantu.

BACA JUGA :   Kadin Indonesia dan Polri Siapkan MoU Pendampingan dan Pencegahan Pelanggaran Hukum Dunia Usaha

Sebab, tidak semua warga paham perkembangan sistem informasi dan teknologi yang ada saat ini. Mayoritas warga ketika datang ke RSUD Kota Bogor ingin disambut dengan ‘someah’ dan dipercepat.

“RSUD ini harus jadi rumah sakit untuk semua, banyak dari kita yang mengharapkan layanan RSUD Kota Bogor memberikan kemudahan dan membanggakan. Untuk itu sistem aplikasi yang ada harus memberi dampak pada kultur layanan RSUD Kota Bogor,” kata Bima Arya.

Di hadapan semua yang hadir, baik secara langsung maupun daring, Bima Arya menyampaikan pada 2022 RSUD Kota Bogor tengah dan akan menyelesaikan proses pembangunan senilai Rp 91,6 miliar. “Itu yang saya maksud dengan totalitas,” tegas Bima Arya.

BACA JUGA :   Konservasi Anggrek di Kebun Raya Bogor Diresmikan, Wali Kota Berharap Jadi Daya Tarik Kota Bogor

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Barat, Vini Adiani Dewi menyatakan, keberadaan aplikasi SIMRS yang menjadi satu sistem informasi atau big data sangat diperlukan dalam era digitalisasi saat ini.

Kehadiran aplikasi ini dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang mengharapkan pelayanan yang cepat dan tepat, sehingga dapat mewujudkan peningkatan pelayanan kesehatan.

BACA JUGA :   Berangkat ke Arab Saudi, Menag Ingin Periksa dan pastikan Layanan Jemaah Haji

“Penggunaan dan pelaksanaan SIMRS oleh rumah sakit tidak saja berhubungan dengan data tetapi juga beberapa kegiatan atau aplikasi dalam penggunaan obat- alat kesehatan, ruangan atau barang-barang serta lainnya. Sehingga dapat terawasi dengan baik dan benar. Jika SIMRS sudah berjalan dengan baik dan benar, maka otomatis semua data akan tersampaikan kepada aplikasi-aplikasi lainnya,” katanya secara virtual.

BACA JUGA :   Buka Art Exhibition Le Musée di Surabaya, LaNyalla Sempat Teteskan Air Mata

Dirut RSUD Kota Bogor, Ilham Chaidir menyebutkan, SIMRS adalah perjuangan akan kebutuhan dalam menjawab suatu perubahan yang diharapkan menjadi responsif, akuntabilitas, transparansi dan legal aspek yang lebih baik.

Perubahan keadaan kata dia, mendorong adanya rumah sakit yang lebih modern, mampu menjawab kompetisi utamanya dalam era masa depan yaitu tentang telemedicine, Artificial Intelligence dan lainnya. Sebagai tahap awal baru meliputi pendaftaran IGD dan rawat inap. Ke depan seluruh elemen keuangan, farmasi dan bidang lainnya.

“Harapan kami dengan adanya aplikasi ini warga Kota Bogor tidak perlu mengantre, respon dan pelayanan bisa lebih cepat sehingga transparansi informasi bisa diakses,” ujarnya.

 

- Advertisement -spot_imgspot_img
Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here