Sabtu, Mei 21, 2022

550 Calon Mahasiswa Universitas Al-Azhar Kairo Asal Bandung Dilepas Gubernur Ridwan Kamil

- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -spot_imgspot_img

KOTA BANDUNG, newsatu.com – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melepas 550 calon mahasiswa baru asal Jabar yang akan menimba ilmu di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. Pelepasan digelar di Gedung Pakuan Bandung, Selasa (22/2) diwakilkan oleh lima calon mahasiswa dengan menerapkan protokol kesehatan.

Kepada calon mahasiswa yang dilepas, Kang Emil berpesan agar menguatkan niat untuk belajar sehingga bisa selesai sampai lulus. Ia juga berharap mereka dapat melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi hingga S2 bahkan S3.

BACA JUGA :   Apa Saja Agenda Indonesia di G20 Summit?

“Niatkan untuk belajar jangan lain-lain, maka harus selesai sampai lulus. Kalau bisa terus berjenjang hingga S2, S3,” ujarnya.

BACA JUGA :   Investasi Setara Rp123 Triliun untuk Mobil Listrik akan Segera Masuk Indonesia

Kang Emil juga menitipkan agar bisa menjaga nama baik Jabar dan tidak melanggar norma-norma kearifan lokal di Mesir. Kendati begitu, ia meyakini para calon mahasiswa akan menunjukkan kejawabaratan yang someah (ramah) dan cepat beradaptasi.

“Jangan sampai terdengar ada perilaku yang melanggar norma-norma kearifan lokal di sana. Walaupun saya yakin rata-rata orang Jabar itu someah, bisa menyesuaikan atau mengalir seperti air mudah beradaptasi,” tuturnya.

BACA JUGA :   Exclusive: Amazon Confirms First Known Coronavirus Case in an American Warehouse

Diketahui hingga saat ini jumlah mahasiswa asal Jabar yang mengenyam pendidikan di universitas ternama Al-Alzhar jumlahnya terus meningkat setiap tahun.

Menurut catatan Kedutaan Indonesia di Mesir jumlah mahasiswa Al-Azhar asal Jabar sebanyak 1.545 orang.

“Ini belum ditambah dengan yang berangkat sekarang, kalau dijumlah sudah lebih dari 2.000 orang,” kata Kang Emil.

BACA JUGA :   Investasi Setara Rp123 Triliun untuk Mobil Listrik akan Segera Masuk Indonesia
BACA JUGA :   Asproksi Jawa Tengah Siap Dilantik 16 Oktober

Pemda Provinsi Jabar yang punya banyak inovasi keislaman diharapkan juga bisa disebarluaskan oleh mahasiswa asal Jabar di Mesir. Bahkan, kata Kang Emil, mereka nantinya bisa menjadi duta islam wasatiah di Mesir dalam program English for Ulama.

“Tolong sebarluaskan inovasi kita seperti Satu Desa Satu Hafidz, One Pesantren One Product, Dakwah Digital, dan kalau bisa jadi duta islam wasatiah asal Jabar,” harapnya.

Sumber: jabarprov.go.id

 

- Advertisement -spot_imgspot_img
Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here