Selasa, Mei 17, 2022

Jepang Tertarik Bangun Rumah Sakit di Bogor dengan Teknologi dari Jepang

- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -spot_imgspot_img

KOTA BOGOR, newsatu.com — Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Syarifah Sofiah dan Ketua Kadin Kota Bogor Almer Faiq Rusydi, menerima kunjungan bisnis KBRI Tokyo di Paseban Suradipati, Balai Kota Bogor, Selasa (29/3).

Rombongan KBRI Tokyo dipimpin Diplomat Muda Bidang Ekonomi KBRI Tokyo Pandu Manggala.

Kunjungan ke Kota Bogor ini merupakan bagian dari kunjungan serupa di Jakarta dengan beberapa pihak terkait, yang menitikberatkan pada rencana kerja sama dalam bidang kesehatan dan teknologi. Kepada rombongan KBRI Tokyo, Dedie menjelaskan program prioritas dan kegiatan yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, salah satunya dalam penataan transportasi.

Dedie menyampaikan pesan Presiden Joko Widodo saat acara Aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia, yang meminta pemerintah daerah untuk memakai produk dalam negeri yang memiliki kandungan lokal di atas 30 persen.

BACA JUGA :   Dilepas Kapolda Babel, Tim Jelajah Kebangsaan PWI akan Taklukkan Kerinci
BACA JUGA :   Your Weight-Loss Journey Starts With These Foods

“Jadi ini kesempatan besar untuk Jepang di peralatan kesehatan untuk bermitra ke lokal, atau segera membangun pabrik di Indonesia agar produknya bisa diserap pasar Indonesia,” kata Dedie.

Pandu Manggala, mewakili Duta Besar Indonesia untuk Tokyo, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat delegasi dari Tokyo. Kunjungan bisnis yang dilakukan merupakan misi khusus Dubes RI untuk mendorong kerja sama yang strategis, konkret, dan cepat terealisasi pada 2022.

Pada intinya lanjut Pandu, delegasi Jepang sangat tertarik untuk bermitra dengan Indonesia, bekerja sama, menanamkan modal dan juga mengembangakan teknologinya di Indonesia. Bahkan, sudah dilakukan bisnis matching juga dengan beberapa mitra lokal.

BACA JUGA :   Rumah Tahfizh Al-Jihadi Kampung Perigi, Dibangun atas Usul Ibu-Ibu

“Dari Jepang sangat antusias ingin membangun rumah sakit di Indonesia, khususnya di Bogor dengan teknologi dari Jepang. Jadi yang kita bawa adalah delegasi khusus dari Jepang untuk membawa tidak hanya investasi, tetapi juga teknologi dari Jepang,” paparnya.

“Diharapkan nanti ada hal konkret. Untuk itu kami mohon support dari Pemkot Bogor, dari Kadin Kota Bogor untuk dapat merealisasikan kerja sama ini secepat mungkin.”

BACA JUGA :   Kemenkes RI: Ternyata Vaksinasi Saja Belum Cukup

“KBRI Tokyo pada intinya siap berkomitmen untuk kerja sama dan memfasilitasi dengan mendatangkan investor dari Jepang ke Indonesia, khususnya ke Bogor untuk sama-sama membangun dan semoga ke depannya menjadi lebih baik,” harapnya, dilansir laman kotabogor.go.id.

BACA JUGA :   The Workout That Burns More Calories Than Running

Sebelum ke Kota Bogor, rombongan terlebih dahulu bertemu Kementerian Pertanian, Kementerian Kesehatan dan BRIN guna membahas berbagai macam kerja sama. Khusus di Kota Bogor, Pandu menyampaikan rencana pembangunan Rumah Sakit Bogor Health Tourism yang berlokasi di Bogor Raya.

Ketua Kadin Kota Bogor Almer Faiq Rusydi menyatakan pihaknya akan bekerja sama dan mengawal investasi di Kota Bogor sesuai regulasi yang berlaku di Kota Bogor.

Adapun perwakilan dari delegasi Jepang yang hadir secara langsung, Prof. Hiroki Ohge dari Hiroshima University, CEO RISE Holding, Tomoki Nagano dan Prof. Kazuhiro Takagi, Dato Richard dari Kyosei, Ai Mizoguchi dan Yuji Naito dari Instinct Brothers Holding (ISB) dan Thor Chin Keong dari JSMG and Ambicion.

- Advertisement -spot_imgspot_img
Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here