Jumat, Mei 20, 2022

Beri Santunan di Ponpes Al-Musri, LaNyalla Didaulat Jadi Bapak Yatim Indonesia

- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -spot_imgspot_img

SUBANG, newsatu.com – Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, didaulat menjadi Bapak Anak Yatim Indonesia saat menghadiri Santunan Yatim dan Dhuafa di Pondok Pesantren Al-Musri, Katomas, Pagaden, Subang, Rabu (27/4). Acara dihadiri 1000 anak yatim dan 300 dhuafa.

Ketua DPD RI hadir didampingi Anggota DPD RI asal Jawa Barat Eni Sumarni, Fachrul Razi (Aceh), Bustami Zainudin (Lampung) dan Staf Ahli Ketua DPD RI Baso Juherman.

Hadir juga Kabintal Kodam III/Siliwangi, Kolonel Yogi Gunawan, Kapolres Subang AKBP Sumarni, Pupuhu Lembaga Adat Kratwan (LAK) Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi Silviadi Sanggabuana dan Ketua PCNU Subang KH Satibi.

Sementara dari Pesantren hadir pendiri antara lain KH M Muhdi Ar dan KH Andri Herdiana, para santri serta masyarakat sekitar.

BACA JUGA :   Tutup Pameran Bali Bangkit V, Ny. Putri Koster Terharu pada Geliat UKM/IMKM

Dalam acara tersebut, LaNyalla didaulat sebagai Bapak Anak Yatim Indonesia karena kepedulian dan perhatian yang luar biasa kepada anak yatim.

BACA JUGA :   LaNyalla Mattalitti: Revitalisasi Cagar Budaya Bisa Picu Gairah Pariwisata

“Pak LaNyalla kami daulat sebagai Bapak Anak Yatim Indonesia. Ini karena kita melihat beliau sangat peduli dan sejak lama sangat perhatian terhadap anak yatim, tidak hanya di sini tetapi di manapun,” ujar Evi Silviadi Sanggabuana, Pupuhu LAK Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati.

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Musri, KH Muhdi Ar, mengatakan santunan terhadap anak yatim sudah dilakukan sejak tahun 2010.

Menurutnya, semua orang wajib membersamai anak yatim-piatu dan dhuafa.

BACA JUGA :   Vaksinasi Suku Baduy Bukti Pemerintah Tak Pandang Bulu

“Termasuk orang yang mendustakan agama adalah orang yang tidak peduli kepada anak yatim. Ini harus menjadi pegangan kita,” katanya.

Kepada anak-anak yatim piatu yang hadir, LaNyalla meminta untuk tetap semangat menjalani hidup dan menyongsong masa depan.

“Jangan berkecil hati menjadi yatim piatu. Harus tetap bersemangat. Banyak kok orang-orang yang sukses berasal dari anak yatim piatu. Bahkan Nabi Muhammad SAW juga yatim piatu, tetapi dipilih Allah untuk menjadi pemimpin umat seluruh dunia,” katanya.

LaNyalla meminta hal tersebut dijadikan pemacu untuk menggapai masa depan yang gemilang.

BACA JUGA :   Isi Masa Reses, LaNyalla Tinjau Pembangunan Kompleks Masjid Agung Sunan Ampel

“Sekali lagi, tidak boleh rendah diri. Harus¬† semangat menggantungkan cita-cita setinggi langit. Yakinlah bahwa Allah akan bersama kita semua yang selalu berusaha,” ucapnya.

BACA JUGA :   IAIN Pare-pare Ingin Bertransformasi Jadi Universitas Sains Islam Indonesia

Senator asal Jawa Timur itu juga mengapresiasi pesantren yang sudah menyelenggarakan santunan dan membersamai anak yatim selama 14 tahun.

“Dari yang awalnya puluhan, ratusan hingga bisa ribuan anak yatim piatu dan dhuafa. Sungguh luar biasa,” katanya.

Menurutnya, Rasulullah pun menganjurkan untuk memuliakan anak yatim. Karena siapa yang menyantuni dan memelihara anak yatim, maka dia akan dekat dengan Rasulullah di surga.

LaNyalla juga meminta doa dari para anak yatim-piatu dan dhuafa supaya terus diberi kekuatan dan kemudahan dalam bertugas.

“Kita di DPD RI mempunyai banyak agenda besar dalam memperjuangkan dan memakmurkan rakyat dan negara ini. Mohon doanya,” papar dia.

- Advertisement -spot_imgspot_img
Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here