Jumat, Februari 3, 2023

Pemulangan Jamaah Haji Mulai 15 Juli, Seluruh Debarkasi Siap Sambut Kedatangan

- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -spot_imgspot_img

JAKARTA, newsatu.com — Masa operasional haji 1443H/2022M segera memasuki fase pemulangan. Seluruh debarkasi siap menyambut kedatangan jemaah haji yang akan dimulai pada 15 Juli 2022.

Ada empat embarkasi yang akan mengawali fase pemulangan ini, yaitu: kloter pertama Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG), Jakarta-Bekasi (JKS), Padang (PDG), dan Solo (SOC).

Hal ini disampaikan Plh Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Muhammad Aqil Irham usai memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Masa Pemulangan Jemaah Haji tahun 1443 H/2022M, di Jakartam Selasa (12/7).

BACA JUGA :   Kemenparekraf Luncurkan Program Desa Kreatif, Apa Saja Syaratnya?

“Alhamdulillah saat ini seluruh debarkasi telah menyatakan kesiapannya untuk menerima kedatangan jemaah haji dari Tanah Suci,” ungkap Aqil Irham.

BACA JUGA :   Masyarakat Diminta Waspada, Subvarian Omicron XBB Sudah Terdeteksi di Indonesia

Dalam rapat koordinasi yang dihadiri seluruh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi se-Indonesia ini menyepakati beberapa hal. Pertama, pihak keluarga tidak diperkenankan menjemput jemaah di debarkasi asrama haji.

“Penjemputan boleh dilakukan di Kabupaten/Kota masing-masing sesuai aturan yang ditetapkan debarkasi,” ujar Aqil.

Kedua, debarkasi akan mengatur pendistribusian koper jemaah termasuk air zam-zam. “Ini menjadi perhatian khusus seluruh debarkasi agar seluruh barang bawaan jemaah dapat terdistribusi dengan baik,” tutur Aqil Irham.

BACA JUGA :   Upaya Pemerintah Cabut Izin Usaha & Lahan Tak Produktif Didukung Kadin Indonesia

 

“Kami juga akan memastikan kondisi bus yang akan mengangkut jemaah. Mulai dari kelayakan bus pengangkut jemaah haji dari Bandara ke Debarkasi, maupun yang mengangkut jemaah dari Debarkasi ke Kabupaten/Kota,” imbuhnya.

Selain kesepakatan tersebut, Aqil juga meminta jajaran PPIH debarkasi untuk berkoordinasi dengan Satgas Covid19 setempat. “Lakukan langkah-langkah untuk mencegah kemungkinan terjadinya penyebaran virus Covid19 saat fase pemulangan,” pesan Aqil yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kemenag.

BACA JUGA :   Masyarakat Diminta Waspada, Subvarian Omicron XBB Sudah Terdeteksi di Indonesia
BACA JUGA :   Delegasi Kota Berlin Puji Konsep Rumah Susun Akuarium di Jakarta

Sebagai upaya antisipasi, suhu tubuh jemaah akan dicek setiba di debarkasi.  “Apabila terdapat suhu badannya melebihi 37,5 derajat, maka akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Aqil.

“Apabila positif covid, maka akan dilakukan isolasi dengan berkoordinasi dengan Satgas Covid19 daerah,” sambungnya.***

- Advertisement -spot_imgspot_img
Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here