Rabu, Februari 8, 2023

Gong Si Bolong, Batik Khas Depok, Diperkenalkan di Pawai Budaya Nusantara di Padang

- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -spot_imgspot_img

KOTA PADANG, newsatu.com — Kemeriahan gelaran pawai Budaya Nusantara meramaikan perhelatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) XV di Kota Padang, Selasa (9/8) kemarin.

Ribuan orang berbondong-bondong memadati sepanjang Jalan Samudera, Kota Padang, untuk melihat atraksi seni budaya dari 98 peserta Rakernas Apeksi.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris bersama istri yang juga sebagai Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Depok, Elly Farida, memimpin delegasi Kota Depok mengikuti pawai. Dalam kegiatan tersebut, Kota Depok menampilkan batik khas Depok dengan budaya Betawinya.

BACA JUGA :   The Hottest Hairstyle at Fashion Week Is Not on the Runways
BACA JUGA :   Fashion Week Parties: Night 4

“Pawai ini dalam digelar untuk memperkenalkan budaya di masing-masing kota. Kami ingin memperkenalkan batik Kota Depok dengan budaya Betawinya,” ucap Mohammad Idris kepada berita.depok.go.id usai acara tersebut.

Dikatakan Mohammad Idris, ada beberapa motif batik Depok diperkenalkan pada perhelatan tersebut. Salah satunya motif Gong Si Bolong.

“Karena seni pertunjukan asli Kota Depok, Gong Si Bolong ini sudah ditetapkan sebagai Warisan Budaya tak Benda (WBtB), sehingga kami lebih menonjolkan Gong Si Bolong,” ujarnya.

BACA JUGA :   Exclusive: Amazon Confirms First Known Coronavirus Case in an American Warehouse

Meski demikian, ada motif batik khas Depok lainnya yang juga dipromosikan dalam pawai tersebut. Termasuk motif belimbing.

“Kita akan terus menyosialisasikan batik Depok, setelah sosialisasi nanti kita pasarkan, kalau sudah dipasarkan nanti ada konsumennya harus siap, para pembatik di Depok juga harus siap,” tambahnya.

BACA JUGA :   Exclusive: Amazon Confirms First Known Coronavirus Case in an American Warehouse

Ketua Dekranasda Kota Depok, Elly Farida menambahkan, batik khas Kota Depok yang kini sudah berusia hampir 4 tahun telah diterima dengan baik oleh masyarakat. Ada beberapa perkantoran yang sudah menggunakan batik Depok.

BACA JUGA :   Coronavirus myths busted by WHO for better Covid-19 awareness

“Jadi, harapannya tinggal dikembangkan dan ditingkatkan lagi.”

Pemerintah Kota (Pemkot) Depok pun aktif mempromosikan batik Depok melalui fashion show, mengikuti berbagai macam perlombaan batik, serta meningkatkan beberapa pelatihan terkait batik Depok.

- Advertisement -spot_imgspot_img
Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here