Selasa, September 27, 2022

Gong Si Bolong, Batik Khas Depok, Diperkenalkan di Pawai Budaya Nusantara di Padang

- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -spot_imgspot_img

KOTA PADANG, newsatu.com — Kemeriahan gelaran pawai Budaya Nusantara meramaikan perhelatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) XV di Kota Padang, Selasa (9/8) kemarin.

Ribuan orang berbondong-bondong memadati sepanjang Jalan Samudera, Kota Padang, untuk melihat atraksi seni budaya dari 98 peserta Rakernas Apeksi.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris bersama istri yang juga sebagai Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Depok, Elly Farida, memimpin delegasi Kota Depok mengikuti pawai. Dalam kegiatan tersebut, Kota Depok menampilkan batik khas Depok dengan budaya Betawinya.

BACA JUGA :   Coronavirus myths busted by WHO for better Covid-19 awareness

“Pawai ini dalam digelar untuk memperkenalkan budaya di masing-masing kota. Kami ingin memperkenalkan batik Kota Depok dengan budaya Betawinya,” ucap Mohammad Idris kepada berita.depok.go.id usai acara tersebut.

BACA JUGA :   Tutup Pameran Bali Bangkit V, Ny. Putri Koster Terharu pada Geliat UKM/IMKM

Dikatakan Mohammad Idris, ada beberapa motif batik Depok diperkenalkan pada perhelatan tersebut. Salah satunya motif Gong Si Bolong.

“Karena seni pertunjukan asli Kota Depok, Gong Si Bolong ini sudah ditetapkan sebagai Warisan Budaya tak Benda (WBtB), sehingga kami lebih menonjolkan Gong Si Bolong,” ujarnya.

BACA JUGA :   Fearing coronavirus recession, France announces €45 billion in business aid

Meski demikian, ada motif batik khas Depok lainnya yang juga dipromosikan dalam pawai tersebut. Termasuk motif belimbing.

“Kita akan terus menyosialisasikan batik Depok, setelah sosialisasi nanti kita pasarkan, kalau sudah dipasarkan nanti ada konsumennya harus siap, para pembatik di Depok juga harus siap,” tambahnya.

Ketua Dekranasda Kota Depok, Elly Farida menambahkan, batik khas Kota Depok yang kini sudah berusia hampir 4 tahun telah diterima dengan baik oleh masyarakat. Ada beberapa perkantoran yang sudah menggunakan batik Depok.

BACA JUGA :   Panaskan Trade Expo Indonesia 2022, Kadin & Kemendag Gelar Event Fesyen Musim
BACA JUGA :   COVID-19: Australia to ban all arrivals of non-residents, says PM

“Jadi, harapannya tinggal dikembangkan dan ditingkatkan lagi.”

Pemerintah Kota (Pemkot) Depok pun aktif mempromosikan batik Depok melalui fashion show, mengikuti berbagai macam perlombaan batik, serta meningkatkan beberapa pelatihan terkait batik Depok.

- Advertisement -spot_imgspot_img
Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here