Rabu, Februari 1, 2023

Operasi Pasar Murah Sejak Kenaikan BBM Digelar di Kecamatan Bogor Utara

- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -spot_imgspot_img

KOTA BOGOR, newsatu.com — Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (DinKUKM Dagin) Kota Bogor bekerja sama dengan Warung Kumpulan (Warkum) dan Kecamatan Bogor Utara menggelar Operasi Pasar Murah (OPM) barang kebutuhan pokok di Halaman Kantor Kecamatan Bogor Utara, Jalan Gagalur I, Kota Bogor, Kamis (15/9).

Sedikitnya ada puluhan komoditas barang kebutuhan pokok yang dijual dengan harga lebih murah dibandingkan harga ritel. Mulai dari beras, minyak goreng, sarden, gula putih, susu uht, kecap, biskuit, minuman, detergen, mentega, kopi, dan lainnya.

BACA JUGA :   Asproksi Jawa Tengah Siap Dilantik 16 Oktober

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Syarifah Sofiah mengatakan, di tengah kesulitan saat ini ada kepedulian dari Warkum yang menjual produknya di bawah harga ritel.

BACA JUGA :   Bulan Imuniasi Anak Nasional Kemenkes Mulai Digelar Mei 2022

Ini merupakan Operasi Pasar Murah (OPM) pertama sejak kenaikan BBM. Ke depan, OPM bersama Warkum akan digelar di lokasi berbeda mengingat selain harganya harus lebih murah, lokasinya pun harus dekat dan bisa dijangkau masyarakat.

“Kami dari Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Bogor juga terus memantau perkembangan harga pasar, jangan sampai ada kenaikan atau inflasi lebih dari 1,9 persen,” ujarnya.

BACA JUGA :   Upaya Pemerintah Cabut Izin Usaha & Lahan Tak Produktif Didukung Kadin Indonesia

Kepala DinKUKM Dagin Kota Bogor Ganjar Gunawan mengatakan, ini merupakan kegiatan pertama Warkum di Kota Bogor. Kebutuhan bahan pokoknya yang dijual harganya pun dibawah harga ritel.

“Kami juga merasa perlu untuk menjaga stabilitas harga dan menjaga ketersediaan kebutuhan pokok. Mudah-mudahan OPM ini bisa memberikan dampak positif bagi warga,” harapnya.

Di tempat yang sama salah seorang warga, Arzhimar Anita Maryani (40) mengatakan, ia datang ke OPM ini karena lokasinya dekat dari rumah. Menurutnya bahan pokok yang di jual di OPM ini dari segi harga memang lebih murah sedikit dibanding ritel, namun lokasinya yang langsung ke masyarakat membuat masyarakat jadi lebih mudah untuk membeli.

BACA JUGA :   Kadin Gorontalo Serahkan 200 Tabung Oksigen untuk Seluruh Rumah Sakit
BACA JUGA :   Ini Alasan Guru Madrasah & PAI Diminta Kembalikan Dana BSU

“Kalau dari harga beda tipis antara di ritel, kelebihannya karena lokasinya bisa dijangkau masyarakat, walaupun barang di jual masih belum terlalu lengkap karena tidak ada telur ayam,” katanya.***

- Advertisement -spot_imgspot_img
Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here