Senin, Januari 30, 2023

Agar KTT G20 Berjalan Lancar, Kemenkes Siapkan Langkah-langkah Ini

- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -spot_imgspot_img

NUSA DUA, newsatu.com — Persiapan terus dimatangkan pemerintah jelang pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali, November. Sebagai leading sektor kesehatan, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebutkan telah menyiapkan 3 aspek penting terkait layanan kesehatan.

”Persiapan terus kita matangkan untuk memastikan pertemuan berjalan lancar dan sehat sejak kedatangan hingga kepulangan seluruh kepala negara dan delegasi,” kata Menkes saat menghadiri Rapat Koordinasi Penyelenggaraan KTT G20 Indonesia di Nusa Dua, Selasa (4/10).

Terkait standardisasi protokol kesehatan, Kementerian Kesehatan telah menyiapkan aplikasi PeduliLindungi yang tersedia dalam 13 bahasa. Nantinya setiap delegasi wajib menggunakan aplikasi tersebut sejak kedatangan di bandara hingga akses masuk ke venue KTT berlangsung.

BACA JUGA :   Modern Monochrome Home with Calm and Cosy Terrace and Steps
BACA JUGA :   Kembali ke Bandung untuk Beraktivitas Kembali, Ridwan Kamil dan keluarga Sudah Ikhlaskan Eril

Selain itu, bagi delegasi yang belum melakukan verifikasi sertifikat vaksin, Kemenkes juga menyiapkan layanan verifikasi manual di bandara.

Kedua, mengingat masih dalam situasi pandemi COVID19, Kemenkes menyediakan fasilitas pengambilan sampel berupa klinik di 22 hotel tempat kepala negara dan delegasi, mini-ICU dan tim mobile. Masing-masing layanan kesehatan tersebut akan ada tenaga kesehatan yang bertugas dengan sistem shift.

BACA JUGA :   Untuk Kali Kedua, Ditjen Perbendaharaan Hibahkan BMN kepada Lembaga Sosial

Nantinya, sebelum kegiatan pertemuan berlangsung, tamu VVIP maupun delegasi yang akan bertemu dengan VVIP diharuskan melakukan pemeriksaan PCR. Sementara tes antigen akan diberlakukan untuk para delegasi. Hal ini untuk memastikan seluruh tamu sehat, terbebas dari COVID19.

”Semua hotel kita siapkan fasilitas pengambilan sampel, kita juga sudah siapkan 7 lab dengan kapasitas 2100 sampel per hari ada yang satu jam ada juga yang tiga jam,” ujar Menkes.

Menkes menambahkan, mendukung layanan kegawatdaruratan di venue KTT G20 sebanyak 24 unit ambulans turut disiagakan dengan peruntukan Presiden RI 2 unit, KTT 10 unit, dan delegasi 12 unit.

BACA JUGA :   Inilah Juara-juara UPQ Fest 2021 di Bogor
BACA JUGA :   Operasi Pasar Murah Sejak Kenaikan BBM Digelar di Kecamatan Bogor Utara

Ketiga, untuk sistem perawatan, sekurangnya 7 RS bertaraf internasional telah disiapkan untuk RS Rujukan KTT G20 yakni RSUP Prof. Dr. I. G. N. G. Ngoerah, RS. Universitas Udayana, RSUD Bali Mandara, RS Bhayangkara RS Siloam, RS BIMC Nusa Dua, dan RS Tk. II Udayana.

”Secara keseluruhan kita sudah siap, seluruh aturan dan administrasi dari kesehatan ini sudah kami sampaikan ke Kemensetneg dan sudah dicantumkan di protokol dan servis KTT G20,” tandas Menkes.

- Advertisement -spot_imgspot_img
Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here