Jumat, Februari 3, 2023

Tragedi Kanjuruhan: Andy Setiawan Jadi Korban Meninggal ke-133

- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -spot_imgspot_img

MALANG, newsatu.com — Korban meninggal dunia dari Tragedi Kanjuruhan bertambah dari 132  menjadi 133. Andy Setiawan, Aremania Mergosono yang dirawat di RSUD dr Saiful Anwar (RSAA), dikabarkan wearemania.net, wafat pada Selasa (18/10).

Dr. Eko Novianto, Sp.An. selaku Staf ICU RSSA menjelaskan, Andy merupakan pasien yang dirawat sejak Minggu (2/10) dini hari. Sejak masuk hingga meninggal, Andy dirawat di ruang ICU.

BACA JUGA :   Dorong Pulihkan Ekonomi Masyarakat, Pemkab Bogor Serahkan BLT bagi Pelaku UMKM

“Pasien ini sejak masuk ICU dengan kondisi yang sudah kritis, ada penurunan kesadaran, dan ada cedera di beberapa tempat atau multiple trauma. Kami lakukan tindakan, perawatan di ICU dengan intensif,” kata Eko.

BACA JUGA :   Omicron Bisa Menginfeksi Mereka yang Sudah Divaksin Lengkap

“Kami awasi, observasi menyeluruh kondisinya. Memang selama 16 hari ini kami pantau terus tidak stabil, dan kritis. Dengan keparahannya itu pukul 13.20 WIB kami nyatakan wafat.”

BACA JUGA :   Angkot Bogor Terbakar di Tengah Jalan ,Cek Kronologinya Disini !!

Dokter Eko membeberkan penyebab meninggalnya Andy Setiawan. Menurutnya, penyebab meninggalnya bukanlah efek gas air mata, tapi lebih ke multiple trauma atau banyaknya luka yang diderita.

Menurutnya, Andy mengalami memar di paru-paru, patah tulang di tulang iga, dan tulang pahanya sebelah kanan. Multiple trauma itulah yang menjadi pemicu penurunan kondisi pada Andy.

BACA JUGA :   Omicron Bisa Menginfeksi Mereka yang Sudah Divaksin Lengkap
BACA JUGA :   Kemenperin Geber Sektor IKM agar Punya Daya Saing Global

Dokter Eko menegaskan, pihak ICU RSSA sudah melakukan upaya yang maksimal. Bahkan, sudah banyak tindakan yang dilakukan dokter untuknya selama 16 hari dirawat.***

- Advertisement -spot_imgspot_img
Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here