Jumat, Februari 3, 2023

151 Nakes Siap Diterjunkan Kemenkes di 28 Puskesmas Bertatus Terpencil dan Sangat Terpencil

- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -spot_imgspot_img

JAKARTA, newsatu.com – Sebanyak 151 tenaga kesehatan (Nakes) peserta Nusantara Sehat (NS) siap mengabdi di pelosok wilayah Indonesia. Tenaga kesehatan yang lolos seleksi Nusantara Sehat telah mendapatkan pembekalan dengan metode blended learning sejak 23 September hingga 1 November 2022.

Pembekalan meliputi keahlian medis dan non-medis termasuk pelatihan kepemimpinan, manajerial, dan komunikasi, serta pemahaman terhadap budaya-budaya lokal.

Motede blended learning merupakan pembelajaran secara online dan virtual serta klasikal. Untuk pembekalan melalui online dengan metode Belajar Mandiri dan kolaboratif melalui Learning Management System (LMS) BBPK Ciloto.

Nakes NS bekerja secara tim secara periodik selama 2 tahun dalam sistem pelayanan kesehatan di Puskesmas. Mereka bertugas sebagai pendamping dan pemberi layanan kesehatan, serta penguatan program.

BACA JUGA :   Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2023 Digelar PWI Pusat, Apa Saja Syaratnya?
BACA JUGA :   Polres Cianjur Temukan Ladang Ganja Siap Panen.

Ke-151 peserta NS terdiri tas  profesi Ahli Teknologi Laboratorium Medik 25 orang, Bidan 3 orang, Dokter Umum 19 orang, Dokter Gigi 20 orang, Perawat 8 orang, Tenaga Farmasi 20 orang, Tenaga Gizi 21 orang, Tenaga Kesehatan Lingkungan 25 orang, dan Tenaga Kesehatan Masyarakat 10 orang.

Mereka bertugas di 28 Puskesmas berstatus Terpencil dan Sangat Terpencil yang tersebar di 23 Kabupaten pada 11 provinsi.

BACA JUGA :   Masjid The IMAAM Maryland Dipercaya Jadi Gambaran Islam di Indonesia

Program pembekalan ditutup secara resmi oleh Wakil Menteri Kesehatan Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, Selasa (1/11).

Kementerian Kesehatan RI berkomitmen melakukan transformasi kesehatan melalui enam pilar, salah satunya transformasi SDM Kesehatan yang menjadi pondasi dasar dalam memberikan pelayanan kesehatan yang terjangkau dan berkualitas.

”Program NS disyaratkan untuk memenuhi kebutuhan jenis dan jumlah kualifikasi tenaga kesehatan dalam jangka pendek. Dan secara berkelanjutan program NS ini menjadi bagian dari kebijakan pemerataan akses kesehatan dalam jangka panjang yang berkualitas,” ujar Prof. Dante saat menutup pembekalan NS team based.

BACA JUGA :   Minimnya Pembiayaan Dinilai LaNyalla Jadi Akibat UMKM Tak Maksimal
BACA JUGA :   Minimnya Pembiayaan Dinilai LaNyalla Jadi Akibat UMKM Tak Maksimal

Dikatakan Prof. Dante, apa yang akan dilakukan oleh saudara-saudara di tempat penugasan adalah hal yang luar biasa, meski jauh dari keluarga dan sahabat tetapi saya yakin saudara-saudara akan mampu melewati semua proses dengan baik yang akan bermanfaat oleh setiap orang.

Program NS bertujuan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan hingga pelosok Tanah Air.

Melalui program Nusantara Sehat, pelayanan esensial/primer seperti pemeriksaan ibu hamil, pemberian imunisasi pada balita, pemantauan tumbuh kembang anak, dan sebagainya tetap dapat berjalan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan.***

- Advertisement -spot_imgspot_img
Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here