Senin, Januari 30, 2023

Dorong Pulihkan Ekonomi Masyarakat, Pemkab Bogor Serahkan BLT bagi Pelaku UMKM

- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -spot_imgspot_img

CIBINONG, newsatu.com — Untuk membantu memulihkan ekonomi masyarakat di tengah inflasi dan kenaikan tarif BBM, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menyerahkan bantuan lagsung tunai (BLT) dan penghargaan secara simbolis kepada para pelaku usaha mikro dan koperasi Kabupaten Bogor di Gedung Tegar Beriman, Selasa (20/12).

Secara keseluruhan, penerima bantuan penghargaan dan hadiah berjumlah 1.000 pelaku usaha mikro yang terdampak kenaikan BBM yang telah memenuhi kriteria sesuai aturan yang berlaku sebesar Rp.600 juta yang disampaikan secara bertahap. Bantuan juga diberikan kepada para pelaku usaha mikro yang berprestasi dan koperasi sesuai hasil penilaian kesehatan koperasi tahun 2022.

BACA JUGA :   KBRI Bern Pastikan Kawal Pemulangan Jenazah Eril ke Indonesia

Plt. Bupati Bogor, Iwan Setiawan mengungkapkan, besarnya jumlah pelaku UMKM di Kabupaten Bogor ini menjadi modal bagi Pemkab Bogor untuk menghasilkan beragam produksi barang, jasa, kuliner dan fashion berkualitas hasil UMKM Kabupaten Bogor.

BACA JUGA :   Mau Potong Hewan Kurban? Baca Dulu Buku Panduan Kemenag

Di tengah inflasi dan kenaikan BBM ini, katanya, pemerintah harus hadir untuk tetap menjaga kestabilan ekonomi para pelaku UMKM di Kabupaten Bogor, salah satunya melalui pemberian bantuan langsung tunai dan penghargaan bagi pelaku UMKM dan koperasi yang berprestasi.

“Hari ini kami menyerahkan bantuan dan penghargaan kepada pelaku UMKM secara simbolis sebagai upaya penanganan dampak inflasi dan kenaikan harga BBM,” terang Iwan.

BACA JUGA :   49% Rakyat Indonesia Sudah Mendapatkan Vaksin Lengkap

Iwan menegaskan, bahwa peran aktif Forum UMKM Kecamatan sangat dibutuhkan dan jadi garda terdepan dalam mendorong mengembangkan pelaku UMKM karena dukungan tidak cukup hanya dengan yang sifatnya bantuan modal atau keuangan, tetapi pembinaan mental dan skill juga sangat diperlukan para pelaku UMKM Kabupaten Bogor.

“Saya minta dibentuk tim khusus pembinaan mental yang tugasnya mendiagnosa kebutuhan permasalahan yang dihadapi para pelaku UMKM secara berkelanjutan,” tegasnya.

Ia juga minta kepada seluruh Forum UMKM per kecamatan untuk aktif, karena Forum UMKM Kecamatan ini adalah sebagai ujung tombak yang bertugas mendiagnosa, memeriksa, mendata, menginventarisasi, UMKM yang ada di tiap kecamatan.

BACA JUGA :   Mengambil Tema ‘Abhinaya Satya Lestari’ Perayaan Hadi Jadi Ke-540 Kota Bogor Digelar di Alun-Alun Kota
BACA JUGA :   Kemenag Tegaskan Takkan Ada Pemberhentian Jamaah Umroh

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Bogor Asep Mulyana Sudrajat menambahkan bahwa bantuan dan penghargaan ini diberikan untuk menambah motivasi bagi koperasi dan para pelaku usaha mikro dalam pengelolaan usahanya.

“Juga memberikan apresiasi atas kinerja pengurus dan pengawas koperasi dalam pelaksanaan tata kelola koperasi dalam rangka pemulihan ekonomi daerah Kabupaten Bogor pascapandemi Covid-19 dan dampak kenaikan BBM,” tandas Asep.

Sumber: Tim Komunikasi Publik/Diskominfo Kabupaten Bogor

- Advertisement -spot_imgspot_img
Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here