NEWSATU.COM – Newcastle United tundukkan Leeds United 4-3 di St James’ Park pada Rabu (7/1) malam dalam sebuah laga klasik Premier League.
Leeds membuka keunggulan melalui Brenden Aaronson, yang melepaskan tembakan dari tepi kotak penalti setelah Dominic Calvert-Lewin merebut bola di area pertahanan lawan setelah melewati menit ke-30.
The Magpies menyamakan kedudukan beberapa menit kemudian setelah Nick Woltemade memberikan umpan kepada Harvey Barnes yang diselesaikan dengan tenang di dalam kotak penalti. Namun, Calvert-Lewin kembali membawa tim tamu unggul tepat sebelum turun minum melalui titik putih.
Joelinton menyamakan skor lewat sundulan memanfaatkan umpan lambung Lewis Miley kurang dari 10 menit setelah babak kedua dimulai, tetapi Aaronson kembali mencetak gol saat waktu normal hanya tersisa tiga menit.
Namun, drama terjadi di masa injury time. Penalti dari Bruno Guimaraes dan gol dramatis dari Barnes pada menit ke-112 memastikan The Magpies mengamankan poin penuh.
Hasil ini membuat Newcastle bertahan di peringkat keenam dengan 32 poin, sementara Leeds mengakhiri malam di posisi ke-16 dengan 22 poin. Ambisi Newcastle untuk menembus empat besar kembali terbuka lebar mengingat mereka kini hanya tertinggal dua poin dari Liverpool yang berada di urutan keempat.
Eddie Howe mungkin akan merasa khawatir dengan rapuhnya lini pertahanan timnya, dan akan ada banyak tanda tanya mengenai performa para beknya. Namun, ia bisa dimaklumi jika ingin sedikit menikmati kemenangan tiga poin ini terlebih dahulu.
Anak asuh Daniel Farke mungkin kalah, tetapi mereka membuktikan sekali lagi bahwa mereka siap bertarung habis-habisan demi bertahan di Premier League. Tim tamu seharusnya bisa menang mengingat mereka sempat unggul tiga kali di St James’ Park, namun mereka tidak boleh membiarkan kekalahan ini mengaburkan tren positif yang mereka bangun selama periode musim dingin ini.
Leeds memang tidak bisa menganggap remeh posisi mereka, namun keterpurukan Wolverhampton Wanderers, Burnley, dan West Ham United hampir dipastikan membuat mereka masih punya “napas” meskipun kehilangan beberapa poin hingga akhir musim nanti.***