Jumat, Juli 24, 2026

Gotong Royong KSOP, Pelindo, dan Forum Nelayan Baro Wujudkan Jalur Pelayaran Aman di Belitung

- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -spot_imgspot_img

TANJUNGPANDAN, NEWSATU – Komitmen meningkatkan keselamatan pelayaran di perairan Kabupaten Belitung kembali ditunjukkan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Wilayah IV Tanjung Pandan bersama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Tanjung Pandan. Bersama Forum Nelayan Baro (FNB), mereka memasang buoy karoke sebagai penanda alur pelayaran di perairan depan Pulau Kalimua, Jumat (24/7/2026).

Pemasangan buoy ini merupakan tindak lanjut atas aspirasi masyarakat nelayan yang menginginkan adanya penanda jalur pelayaran guna meningkatkan keamanan kapal yang keluar masuk Pelabuhan Tanjung Pandan. Keberadaan buoy juga diharapkan mampu mengurangi risiko kecelakaan, terutama pada malam hari maupun saat kondisi cuaca kurang bersahabat.

Kegiatan berlangsung secara gotong royong dengan melibatkan berbagai pihak. Supervisor Pemanduan PT Pelindo Regional 2 Tanjung Pandan, Kapten Ariswanto, memimpin langsung proses pemasangan hingga selesai. Sementara itu, personel Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) KSOP Wilayah IV Tanjung Pandan melakukan pengamanan dan pengawalan selama kegiatan berlangsung.

Partisipasi aktif juga datang dari Forum Nelayan Baro dan para nelayan seberang yang turut membantu pemasangan buoy sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan pelayaran di wilayah perairan Belitung.

Salah seorang nelayan, Nanda, mengaku keberadaan buoy sangat membantu nelayan dalam mengenali jalur pelayaran yang aman.

“Pemasangan buoy ini sangat membantu kami nelayan dalam mengenali jalur pelayaran yang aman,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua Forum Nelayan Baro, Erwin, menyampaikan apresiasi kepada KSOP Wilayah IV Tanjung Pandan dan PT Pelindo yang dinilai cepat merespons kebutuhan masyarakat nelayan.

“Kami mengapresiasi KSOP dan PT Pelindo yang telah mendengar dan menindaklanjuti aspirasi nelayan. Dengan adanya buoy karoke ini, keselamatan pelayaran di alur masuk Pelabuhan Tanjung Pandan akan semakin terjamin dan nelayan dapat beraktivitas dengan lebih aman,” katanya.

Erwin berharap sinergi antara KSOP, PT Pelindo, KPLP, Forum Nelayan Baro, dan masyarakat nelayan terus terjalin dalam menjaga serta merawat sarana keselamatan pelayaran demi kepentingan bersama.

Dengan dipasangnya kembali buoy penanda alur tersebut, arus lalu lintas kapal yang keluar masuk Pelabuhan Tanjung Pandan diharapkan semakin aman, tertib, dan efisien. Langkah ini sekaligus menjadi wujud kolaborasi pemerintah, operator pelabuhan, dan masyarakat dalam menciptakan transportasi laut yang lebih selamat dan andal bagi seluruh pengguna jasa pelayaran di Kabupaten Belitung. (ril)

- Advertisement -spot_imgspot_img
Latest news
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini