NEWSATU.COM – Tinju dunia seringkali menyajikan kejutan, termasuk ketika dua sosok promotor berpengaruh dan karismatik saat ini, Jake Paul dan Eddie Hearn, memutuskan untuk mengubur kapak perang demi menjalin kemitraan strategis dalam mengakselerasi perkembangan tinju wanita ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Kemitraan ini menggabungkan dua kekuatan raksasa: Most Valuable Promotions (MVP) milik Jake Paul yang menaungi talenta top seperti Amanda Serrano dan Caroline Dubois, serta Matchroom Boxing milik Eddie Hearn yang sukses memelopori era baru tinju wanita lewat megabintang Katie Taylor.
Persatuan ini terbilang sangat mengejutkan mengingat hubungan keduanya sempat memanas dalam beberapa tahun terakhir. Sebelum laga Paul melawan petinju kelas berat naungan Hearn, Anthony Joshua, pada Desember lalu, keduanya terlibat percekcokan sengit di media sosial.
Bahkan, Eddie Hearn sempat melayangkan gugatan hukum terhadap Jake Paul usai YouTuber yang beralih jadi petinju itu menuduh Matchroom melakukan pengaturnya skor pertarungan sebelum akhirnya sepakat berdamai di luar pengadilan.
Kini, ‘dahan zaitun’ tanda perdamaian resmi terulur. MVP dan Matchroom mengumumkan kemitraan strategis. Lewat kolaborasi ini, keahlian promosi Matchroom akan dipadukan dengan deretan petinju berbakat di bawah MVPW (divisi wanita MVP) untuk menciptakan panggung yang jauh lebih besar bagi para petinju wanita global.
“Sejak meluncurkan MVPW, tujuan utama kami adalah membangun platform terbesar di dunia untuk tinju wanita dan menciptakan peluang yang transformatif bagi para petinju wanita di setiap tingkatan karier mereka,” kata si brewok Paul, dilansir talkSPORT.
“Bermitra dengan Matchroom Boxing adalah langkah besar berikutnya menuju visi tersebut. Secara historis, Matchroom memainkan peran yang sangat krusial dalam mengangkat derajat tinju wanita di tingkat global, dan bersama-sama kita memiliki kesempatan untuk menciptakan momen yang jauh lebih besar.”
“Ini adalah kemitraan yang mungkin tidak pernah diperkirakan oleh banyak orang, tetapi sangat masuk akal untuk dilakukan. Untuk waktu yang lama, Matchroom seperti berjuang sendirian mengibarkan bendera tinju wanita. Dalam beberapa tahun terakhir, MVP juga telah melakukan pekerjaan yang luar biasa,” kata Eddie Heran.
Agar para petinju wanita kami dapat mengejar warisan dan bertarung melawan yang terbaik, aliansi baru ini sangatlah krusial. Kami berkomitmen penuh untuk bekerja sama dengan MVPW demi terus membesarkan olahraga ini.”
Bergabungnya dua promotor yang dikenal ulung dalam urusan talking-trash serta promosi media ini diprediksi akan menyedot perhatian jutaan pasang mata baru di luar penggemar tradisional tinju.
Dengan dibukanya keran kerja sama ini, laga-laga superfight lintas promotor yang sebelumnya mustahil terwujud kini siap tersaji dalam waktu dekat.***








