Kamis, Agustus 6, 2026

Di Sela Persiapan Duel Lawan Christian Mbilli, Canelo Alvarez Klaim Tahu Cara Redam Terence Crawford Dalam Rematch

- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -spot_imgspot_img

Saul Canelo Alvarez yakin bisa mengalahkan Terence Crawford jika mendapatkan kesempatan melakukan rematch.

Canelo kalah angka dari Crawford dalam duel 13 September 2015 di mana ia kehilangan gelar kelas menengah super undisputed (tak terbantahkan, WBA, WBC, IBF, dan WBO)/

Kini, Canelo berkesempatan kembali jadi juara dunia menengah super WBC jika dia bisa mengalahkan Christian Mbilli pada duel 31 Oktober 2026.

Yakin Kalahkan Crawford di Rematch

Canelo belum pernah kalah di menengah super sebelum bentrok dengan petinju kidal asal Omaha tersebut. Crawford sendiri naik tiga kelas dari kategori aslinya di kelas welter demi mengejar sang poster boy kelas menengah super.

Pada malam pertarungan, Crawford berhasil mengendalikan jalannya laga. Ia terbukti terlalu cepat—baik gerakan kaki, tangan, maupun kecerdasan bertinjunya—hingga sukses unggul angka atas Canelo dan mengukir sejarah sebagai petinju pertama di era pasca-perang yang berhasil menjadi juara tak terbantahkan di tiga kelas berbeda.

Sejak saat itu, Canelo terus menuntut kesempatan untuk membalas kekalahan tersebut. Tuntutan itu dilayangkan Canelo karena secara hukum taka da klausul rematch dalam kontrak duel mereka.

Crawford yang baru saja pensiun disebut-sebut telah mendapatkan tawaran bernilai fantastis di atas meja untuk menggelar rematch.

Canelo punya pengalaman panjang dengan rekor (63-3-2, 39 KO). Sepanjang kariernya, ia sukses dalam 3 rematch sebelumnya. Itu yang menjadi dasar keyakinannya untuk menang atas Crawford.

Berbicara kepada CBS, Canelo menjelaskan bahwa penampilannya dalam tiga laga rematch sebelumnya—melawan Miguel Vazquez dan dua kali berhadapan dengan Gennady Golovkin—membuktikan seberapa besar peningkatan yang bisa ia lakukan setelah mengevaluasi dan melakukan penyesuaian dari laga pertama.

“Sebagai petinju, kita selalu menginginkan balas dendam,” ujar Canelo.

“Ya, [saya percaya bisa mengalahkannya]. Saya selalu percaya pada kemampuan saya. Jika Anda melihat ke belakang, saya selalu tampil bagus dalam laga rematch dan saya tahu apa yang salah, apa yang telah saya perbuat hingga keliru,” lanjutnya.

“Jadi, ya, jika kesempatannya ada, akan sangat luar biasa [bisa bertarung ulang dengan Crawford].”

Kini, di tengah keputusasaannya untuk mendapatkan rematch, Canelo mencoba fokus pada duel perebutan gelar menengah super WBC melawan Christian Mbilli.***

- Advertisement -spot_imgspot_img
Latest news
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini