NEWSATU.COM — Rencana kembalinya mantan juara dunia kelas berat dua kali, Hasim Rahman, ke atas ring tinju, harus berakhir dengan kekecewaan mendalam.
Laga comeback 6 ronde yang dijadwalkan berlangsung pada 18 Agustus di ESL Ballpark, Rochester, New York, secara resmi dibatalkan oleh pihak penyelenggara kurang dari sepekan sebelum acara digelar.
Petinju berusia 53 tahun tersebut—yang sangat fenomenal berkat kemenangan KO mengejutkan atas Lennox Lewis pada 2001 dan merebut sabuk kelas berat WBC/IBF/IBO—sedianya dijadwalkan menghadapi Robert Simms (42 tahun), petinju asal Michigan dengan rekor 12-7-1 (3 KO).
Pertarungan ini diproyeksikan menjadi partai utama dalam ajang bertajuk “Defying The Odds”, yang juga menyajikan tujuh partai tambahan. Namun, seluruh rangkaian acara tersebut kini dipastikan batal total.
Hingga saat ini, pihak penyelenggara acara, Joe Fantauzzo dari J-Payne Promotions bersama Tavern Boxing Associates, belum memberikan alasan resmi terkait pembatalan mendadak ini. Sebelumnya, ajang ini juga sempat mengalami penundaan dari jadwal aslinya yang sedianya digelar pada 14 Juli.
Laga “Defying The Odds” sebenarnya dirancang sebagai langkah awal dari misi ambisius Rahman untuk menjadi juara dunia kelas berat tertua dalam sejarah tinju profesional.
Rekor spektakuler tersebut saat ini masih dipegang oleh legenda tinju George Foreman, yang merebut gelar pada usia 45 tahun 299 hari setelah menghentikan Michael Moorer pada 5 November 1994.
Hasim Rahman (50-9-2, 41 KO) sendiri sudah tidak bertarung di ring profesional selama 12 tahun. Penampilan terakhirnya terjadi pada Juni 2014, saat ia kalah angka tiga ronde dari petinju Selandia Baru, Anthony Nansen, di babak perempat final turnamen kelas berat Super 8. Sebelum laga tersebut, ia juga sempat dihentikan dalam dua ronde oleh Alexander Povetkin pada September 2012.
Michael Tandoi dari Born From Chaos, yang diumumkan sebagai sponsor utama acara saat konferensi pers peluncuran, mengonfirmasi kabar buruk ini melalui pernyataan resmi di media sosialnya:
“Sayangnya, Acara Tinju yang dijadwalkan pada 18 Agustus telah resmi DIBATALKAN. Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang telah mendukung, mempromosikan, membeli tiket, dan siap hadir untuk menjadikan malam ini luar biasa.”
“Kami sangat menghargai kasih sayang dan antusiasme di sekitar acara ini. Mohon bantu kami menyebarkan kabar ini agar tidak ada orang yang terlanjur melakukan perjalanan dengan harapan acara tetap berlangsung. Pantau terus pembaruan mendatang dan acara-acara berikutnya—kami tidak berhenti di sini. Terima kasih atas pengertian dan dukungan berkelanjutan Anda!”***








