Rabu, September 16, 2026

Siksaan Potong Berat Badan Jadi Evaluasi, Denzel Bentley Siap Layani Conor Benn di Kelas Menengah

- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -spot_imgspot_img

NEWSATU.COM – Conor Benn kalah TKO ronde 2 dari Ryan Garcia pada Sabtu (12/9) dan telah mengonfirmasi bahwa dirinya bakal rehat sejenak dari dunia tinju. Apalagi, ia juga mendapat larangan beraktivitas di dunia tinju 28 hingga 45 hari.

Apakah setelah itu masa depannya masih gelap? Ternyata tidak.

Pasalnya, Benn justru mendapat kabar bahwa ia bisa ‘memotong antrean’ dan bertarung melawan Denzel Bentley demi memperebutkan sabuk juara kelas menengah WBO begitu ia memutuskan kembali naik ring.

Sebelumnya, petinju berusia 29 tahun yang berada di bawah naungan Zuffa Boxing milik Dana White tersebut merilis pernyataan bahwa masa depannya di dunia tinju masih diliputi ketidakpastian.

Pada duel melawan Garcia, Benn memang harus memangkas berat badan dalam jumlah yang sangat besar demi memenuhi batas berat tanding. Ia mencatatkan angka 146 pon atau 66,22kg (sedikit di bawah bobot kelas welter 66,7kg) saat penimbangan resmi. Namun berat badannya melonjak hingga 32 pon (14,51kg) dalam kurun waktu 12 jam berikutnya akibat proses rehidrasi sebelum laga dimulai. Beruntung dalam laga itu tak diberlakukan klausul batas rehidrasi.

Dengan penambahan bobot 14,51kg itu berat badan Benn bahkan melebihi bobot kelas menengah 72,6kg.

Karena itu, jika Benn memutuskan untuk kembali bertarung di kelas menengah seperti saat duel lawan Chris Eubank Jr, ia telah ditawari kesempatan untuk menantang takhta WBO milik Bentley.

“Dalam pandangan saya, profil dan nama besarnya sudah cukup besar untuk membuatnya memotong antrean,” ujar Bentley kepada Sky Sports.

“Memang tidak adil bagi petinju lain, tapi begitulah industri olahraga ini berjalan. Yang pasti ini sangat menguntungkan bagi saya, terutama dari segi finansial. Jadi 100 persen itu adalah pertarungan yang akan saya ambil,” kata Bentley.

“Saya tidak pernah punya masalah pribadi dengan Conor, hubungan kami selalu baik. Namun jika dia memutuskan naik ke kelas menengah, statusnya berubah dari kawan menjadi calon penantang.”

“Saya pikir dia harus mengambil waktu istirahat yang cukup dan memulihkan diri. Menurut saya tidak ada alasan baginya untuk terburu-buru kembali ke ring atau bahkan ke tempat latihan. Siksaan pemotongan berat badan kemarin itu sudah menjadi pertarungan tersendiri baginya.”

“Jika dia memutuskan naik ke kelas menengah dan menginginkan tantangan ini, saya rasa itu adalah pembicaraan yang bisa kita bahas secara langsung.”

“Saya yakin dia akan tampil jauh lebih baik dengan tambahan berat badan tersebut. Di kelas menengah, tenaga dan staminanya bakal lebih terisi. Tapi ingat, saya juga punya pukulan keras dan ada banyak celah dalam permainannya malam itu yang bisa saya manfaatkan.”

Bentley, yang berasal dari London, memegang rekor tinju profesional 22-3-1 di kelas menengah.

Ia sempat kalah dalam pertarungan gelar kelas menengah WBO melawan Janibek Alimkhanuly pada November 2022, namun berhasil merebut sabuk yang kosong usai menang TKO atas Endry Saavedra di O2 Arena pada April. Petinju berusia 31 tahun itu hingga kini belum melakoni laga mempertahankan gelarnya.

Apa yang Dikatakan Conor Benn Usai Kalah dari Ryan Garcia

Melalui akun Instagram miliknya usai kekalahan ronde kedua dari Garcia, Benn mengumumkan bahwa dirinya akan rehat sejenak dari dunia tinju untuk menghabiskan lebih banyak waktu bersama keluarganya.

“Semua orang terus bertanya, ‘Apa langkah selanjutnya untuk Conor Benn?’ Jujur saja, saya belum punya jawabannya,” tulisnya.

“Saya berlatih keras. Saya berkorban. Saya selalu memberikan 110 persen kemampuan setiap kali melangkah melewati tali ring tersebut, saya selalu ingin memberikan malam yang tak terlupakan dan menghibur publik. Itulah tujuan utama saya. Orang-orang menyisihkan uang hasil kerja keras mereka untuk datang dan menyaksikan orang-orang seperti kami bertarung. Saya tidak pernah menganggap remeh hal itu. Saya selalu ingin menjadi pelayan bagi publik dan memberikan segalanya saat berada di atas ring.”

“Namun memberikan segalanya tentu ada harganya. Dan pihak yang paling besar membayar harga tersebut adalah keluarga dan anak-anak saya. Mereka telah mengorbankan waktu bersama ayahnya agar saya bisa mengejar impian ini. Mereka harus berbagi diri saya dengan olahraga ini sepanjang hidup mereka.”

“Jadi ketika orang-orang bertanya apa selanjutnya untuk Conor Benn, saat ini jawabannya sangat sederhana: menghabiskan waktu bersama anak-anak saya.”***

- Advertisement -spot_imgspot_img
Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini