Senin, September 21, 2026

Demo di Tengah Paripurna DPRD PALI, PA GMNI Desak Seleksi Sopir Dibuka Transparan

- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -spot_imgspot_img

PALI, NEWSATU – Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, mendadak diwarnai aksi demonstrasi, Senin (21/9/2026).

Puluhan massa yang tergabung dalam Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) PALI menyampaikan aspirasi terkait proses seleksi sopir yang dilakukan PT Devi Mandiri untuk ditempatkan di salah satu perusahaan pelat merah di Kabupaten PALI.

Dalam aksinya, massa mempertanyakan transparansi proses rekrutmen tersebut. Mereka meminta adanya penjelasan terkait mekanisme dan hasil penilaian seleksi, terutama bagi peserta yang dinyatakan tidak lolos.

PA GMNI kemudian meminta DPRD PALI memfasilitasi penyelesaian persoalan tersebut melalui forum resmi berupa rapat dengar pendapat (RDP).

Penanggung jawab aksi, Hadi Prasmana, meminta DPRD PALI memanggil pihak PT Devi Mandiri bersama Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) untuk memberikan penjelasan terkait proses seleksi.

Menurut Hadi, RDP juga perlu melibatkan PA GMNI serta peserta seleksi yang dinyatakan tidak lolos sehingga persoalan tersebut dapat dibahas secara terbuka dan diperoleh kejelasan.

“Meminta kepada DPRD PALI untuk mengawal penyelesaian permasalahan proses rekrutmen sampai ada kejelasan yang konkret,” ujar Hadi saat menyampaikan tuntutan di hadapan Ketua DPRD PALI, Ubaidillah.

Aksi tersebut mendapat respons langsung dari Ketua DPRD PALI. Ubaidillah keluar dari ruang Gedung Paripurna untuk menemui massa dan mendengarkan langsung aspirasi yang disampaikan.

Ubaidillah menyatakan DPRD PALI akan menindaklanjuti aspirasi tersebut dengan memanggil pihak-pihak terkait untuk membahas persoalan rekrutmen.

“Insya Allah kami akan segera berkoordinasi atau memanggil PT Devi Mandiri untuk rapat dengar pendapat dengan kalian semuanya (PA GMNI), saya pastikan itu,” tegas Ubaidillah.

Dengan adanya rencana RDP tersebut, persoalan proses seleksi sopir diharapkan dapat memperoleh penjelasan dari pihak terkait, termasuk mengenai mekanisme seleksi dan hasil penilaian terhadap para peserta. (ril)

- Advertisement -spot_imgspot_img
Latest news
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini