Rabu, September 23, 2026

Ratusan Siswa di Talang Ubi Belajar Pencegahan Karhutla dan Bahaya Asap

- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -spot_imgspot_img

PALI, NEWSATU — Bahaya kebakaran dan dampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak hanya menjadi urusan petugas. Pengetahuan dasar tentang pencegahan kebakaran hingga cara menghadapi dampak asap perlu diketahui sejak dini, termasuk oleh generasi muda.

Pesan tersebut menjadi fokus kegiatan Sosialisasi dan Edukasi yang digelar KKKS Medco E&P Indonesia (Medco E&P) bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) serta Puskesmas Talang Ubi di SMA Negeri 2 Unggulan Talang Ubi, Selasa (22/9/2026).

Kegiatan diikuti ratusan siswa dari SMA Negeri 1 Talang Ubi, SMA Negeri 2 Unggulan Talang Ubi dan SMA Negeri 4 Talang Ubi. Para siswa didampingi guru masing-masing sekolah dan mendapatkan berbagai materi, mulai dari dampak kesehatan akibat paparan asap karhutla hingga teknik dasar penanggulangan kebakaran.

Hadir dalam kegiatan tersebut Waka Sarana Prasarana SMAN 2 Talang Ubi Irwansyah, S.Pd., M.Si., Kabid Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan PALI Suyadi beserta tim, Kepala UPTD Puskesmas Talang Ubi Desi Leni, S.K.M. beserta tim, serta Lead Field Relation Support Medco E&P Indonesia Ericka Lestari Dewi A. bersama tim.

Lead Field Relation Support Medco E&P Indonesia Ericka Lestari Dewi A. mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari kepedulian perusahaan terhadap keselamatan lingkungan dan kesehatan masyarakat, khususnya generasi muda yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Menurutnya, edukasi mengenai karhutla penting diberikan kepada pelajar agar mereka memahami risiko kebakaran sekaligus mengetahui langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah maupun menghadapi kondisi darurat.

Ericka juga menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah, Damkar PALI dan Puskesmas Talang Ubi yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Medco E&P selalu berkomitmen untuk menjaga agar tidak terjadi kebakaran hutan dan menjaga lingkungan serta bertindak sesuai dengan standar kesehatan, keselamatan kerja dan lindung lingkungan. Kami berharap edukasi bersama tim Damkar dan Puskesmas ini dapat memberikan tambahan ilmu yang berguna bagi siswa,” ujarnya.

Dalam sesi edukasi kesehatan, tim Puskesmas Talang Ubi memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai dampak asap karhutla terhadap kesehatan. Paparan asap dapat mengganggu saluran pernapasan, terutama bagi kelompok rentan, sehingga masyarakat perlu mengetahui langkah perlindungan diri ketika kualitas udara memburuk akibat kebakaran.

Sementara itu, tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan PALI memberikan materi mengenai pencegahan kebakaran serta penanganan awal ketika terjadi kebakaran. Para siswa juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya mengenali sumber api dan bertindak secara tepat dalam situasi darurat.

Kegiatan berlangsung interaktif. Para siswa tidak hanya menerima materi, tetapi juga berkesempatan mengikuti praktik dan mengenal peralatan yang digunakan petugas pemadam kebakaran.

Melalui kegiatan tersebut, Medco E&P berharap pengetahuan yang diperoleh para siswa dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan turut disampaikan kepada keluarga maupun lingkungan sekitar.

Edukasi sejak dini dinilai menjadi salah satu langkah penting dalam membangun kesadaran bersama untuk mencegah kebakaran, menjaga lingkungan serta meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan di tengah ancaman karhutla. (ril)

- Advertisement -spot_imgspot_img
Latest news
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini