NEWSATU.COM — Misi pembalasan dendam sukses dituntaskan oleh Nawasena FC pada Putaran 2 Pekan ke-8 Liga Jakarta U-17 Piala Gubernur 2026, Minggu (27/9). Bertanding di bawah terik matahari pukul 10.10 WIB, Nawasena FC berhasil menaklukkan Tunas Betawi dengan skor tipis 2-1.
Hasil ini menjadi pembalasan manis bagi Nawasena FC yang pada putaran pertama lalu sempat dipaksa menyerah 0-3 oleh Tunas Betawi.
Nawasena FC membuka keunggulan terlebih dahulu pada menit ke-35 melalui gol Zehmar Khedira Aguslemi. Tunas Betawi sempat menyamakan kedudukan pada menit ke-41 lewat eksekusi tendangan bebas Naufal Alfkar Idlan, memanfaatkan pelanggaran handball di luar kotak penalti.
Namun, Nawasena FC akhirnya mengunci kemenangan pada menit ke-61 lewat skema umpan terobosan dari sisi kiri yang diselesaikan dengan dingin oleh Adritama Dwi Satria.
Menang dengan Skuad Seadanya
Kemenangan ini terasa kian istimewa bagi Nawasena FC mengingat mereka tampil dengan keterbatasan amunisi. Pelatih Nawasena FC, Mika Swastika, mengungkapkan rasa syukurnya meski hanya mampu membawa 13 pemain ke medan laga.
“Bersyukur kepada Allah kami bisa merebut tiga poin meskipun hari ini kami hanya bisa membawa 13 pemain,” ujar Mika Swastika usai pertandingan.
Mika menjelaskan bahwa delapan pemain pilarnya terpaksa absen, dengan rincian dua pemain mengalami cedera dan enam lainnya terserang sakit. Dengan kedalaman skuad yang sangat terbatas, ia menginstruksikan anak asuhnya untuk bermain lebih sabar dan efisien.
“Kami terapkan permainan dengan lebih banyak sentuhan dan tidak terlalu lama memegang bola. Meski begitu, kendalanya masih terlihat pada transisi positif dan negatif kami yang masih lemah,” tambah Mika.
Masalah Klasik Latihan Hantui Tunas Betawi
Di sisi lain, pelatih Tunas Betawi, Jeffry Muhammad Maseri, mengakui bahwa kekalahan timnya tak lepas dari masalah klasik kelengkapan latihan. Ketidakhadiran 4 hingga 5 pemain inti membuat celah permainan sulit ditutup secara maksimal.
“Kendala klasik masih menghantui tim kami, yaitu kurangnya latihan. Latihan tim tidak pernah bisa lengkap sehingga kami kesulitan meramu taktik dan strategi,” ungkap Jeffry.
Jeffry menambahkan bahwa minimnya porsi latihan berimbas langsung pada daya tahan fisik para pemain. Bertanding sejak pukul 10.10 WIB di atas lapangan sintetis yang menyerap panas membuat kondisi fisik anak asuhnya makin terkuras di babak kedua.
Dengan hasil pertandingan ini, Nawasena FC makin kokoh bertengger di peringkat ke-3 klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. Sementara itu, Tunas Betawi tertahan di posisi ke-4 dengan raihan 10 poin.
Hasil Lengkap Pekan Ke-8 Liga Jakarta U-17
Hasil Pertandingan Sabtu (26/9/2026):
- Bintang Ragunan 1-1 Pemuda Jaya
- BTC 1-1 Putra Nusantara
- Diklat ISA 3-1 Toyo Haryono
- Batavia FC 7-0 Satria Sanggeni
Jadwal Pertandingan Minggu (27/9/2026):
- 10.10 WIB: Putra Sejati 1-2 Mavericks
- 10.10 WIB: Tunas Betawi 1-2 Nawasena FC
- 12.10 WIB: PSF Academy 1-0 Bina Taruna
- 12.10 WIB: Farama FC 3-2 Bina Mutiara***









