Rabu, Oktober 21, 2026

Cegah Kemacetan di SPBU, Kapolres Prabumulih Turun Langsung ke Lapangan

- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -spot_imgspot_img

PRABUMULIH, NEWSATU – Kapolres Prabumulih AKBP Gunarto turun langsung melakukan pengecekan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) wilayah Kota Prabumulih, Rabu (21/10/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar sekaligus mengantisipasi antrean kendaraan dan kemacetan lalu lintas.

Pengecekan yang berlangsung sekitar pukul 11.00 WIB tersebut menyasar SPBU 24.311.39 di Jalan Raya Prabumulih-Palembang, Kelurahan Cambai, Kecamatan Cambai, Kota Prabumulih.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi Kasat Intelkam IPTU Kiki Herry Kiswanto, S.Sos., Kasat Lantas IPTU Rama Juliani, S.H., M.H., Kasat Binmas AKP Sardinata, serta Kapolsek Cambai IPTU Haryoni Amin, S.H.

Petugas memeriksa ketersediaan stok BBM, kondisi antrean kendaraan, serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di sekitar SPBU.

Berdasarkan hasil pengecekan, stok Pertamax tercatat sebanyak 7 kiloliter (KL), Pertamina Dex 7 KL, Pertalite untuk kendaraan roda dua sebanyak 12 KL, serta Pertalite untuk kendaraan roda empat sebanyak 13 KL.

Sementara itu, stok solar dilaporkan habis saat pengecekan berlangsung. Kondisi tersebut disebabkan keterlambatan pengiriman BBM dari depot, sedangkan pasokan berikutnya masih dalam proses pengiriman.

Kapolres Prabumulih AKBP Gunarto menegaskan bahwa pengecekan tersebut merupakan langkah preventif untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan tertib dan potensi gangguan di sekitar SPBU dapat diantisipasi sejak dini.

“Kami turun langsung untuk memastikan ketersediaan BBM, kelancaran distribusi, serta situasi keamanan dan ketertiban di SPBU tetap terjaga. Kami juga mengantisipasi potensi antrean kendaraan yang dapat mengganggu arus lalu lintas,” ujarnya.

Ia juga meminta pengawas SPBU mengantisipasi penumpukan kendaraan yang berpotensi mengganggu arus lalu lintas. Apabila ditemukan kendala dalam ketersediaan maupun pendistribusian BBM, pihak SPBU diminta segera berkoordinasi dengan pihak terkait agar dapat ditindaklanjuti.

“Jika ditemukan kendala pasokan BBM, kami minta pihak SPBU segera berkoordinasi dengan pihak terkait agar dapat segera ditindaklanjuti,” tegasnya.

Selain ketersediaan BBM, kepolisian turut memberikan perhatian terhadap potensi tindak kriminalitas dan aksi premanisme di lingkungan SPBU. Pengawas maupun petugas SPBU diimbau segera melapor kepada Polres Prabumulih atau polsek jajaran apabila menemukan aktivitas mencurigakan maupun gangguan keamanan.

Dari hasil komunikasi dengan pengawas SPBU Cambai, Edi, diketahui bahwa antrean kendaraan untuk mendapatkan solar sebelumnya dipengaruhi keterlambatan pasokan dari depot. Ia juga menyampaikan bahwa patroli rutin kepolisian membantu menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan SPBU.

Saat pengecekan berlangsung, kondisi antrean kendaraan terpantau normal. Situasi di sekitar SPBU juga dilaporkan aman dan kondusif. Meski demikian, keterlambatan pasokan solar tetap menjadi perhatian karena berpotensi memicu antrean panjang apabila kembali terjadi.

Kapolres juga mengimbau masyarakat agar turut menjaga ketertiban dan tidak melakukan penyalahgunaan BBM bersubsidi.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan penyalahgunaan BBM bersubsidi, termasuk pelangsiran yang tidak sesuai ketentuan. Mari bersama-sama menjaga ketertiban agar distribusi BBM berjalan lancar dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” imbaunya.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Prabumulih menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pemantauan terhadap distribusi BBM, menjaga keamanan di lingkungan SPBU, serta mengantisipasi kemacetan demi kenyamanan masyarakat Kota Prabumulih.

Kegiatan patroli dan pengecekan berakhir sekitar pukul 11.45 WIB dalam keadaan aman dan lancar. (ril)

- Advertisement -spot_imgspot_img
Latest news
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini