Rabu, Januari 21, 2026

Banyak Duit Tapi Pelit Bayar Utang, Floyd Mayweather Dituntut Bayar Ganti Rugi Senilai Rp47 Miliar

- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -spot_imgspot_img

NEWSATU.COM – Setelah berbagai rumor mengenai masalah keuangan beredar dalam beberapa tahun terakhir, petinju tak terkalahkan Floyd Mayweather kini diperintahkan oleh pengadilan untuk membayar perusahaan media asal Nigeria lebih dari $2 juta (sekitar Rp31,5 miliar) karena gagal melunasi utang akibat pelanggaran kontrak.

Menurut laporan Business Insider Africa, petinju tersebut sebelumnya telah diperintahkan untuk membayar Zinni Media Concept Limited sebesar $2,4 juta pada 2023. Namun, karena tidak kunjung melakukan pembayaran selama lebih dari dua tahun, jumlah utang tersebut kini membengkak menjadi hampir $3 juta (setitar Rp47,2 miliar) setelah ditambah bunga.

Gugatan ini bermula dari insiden pada Juni 2017. Saat itu, Mayweather menandatangani kontrak dengan perusahaan media tersebut untuk melakukan beberapa penampilan di Afrika. Setelah menerima pembayaran awal sebesar $210.000, Mayweather tidak pernah muncul dan tidak mengembalikan biaya yang telah dibayarkan kepadanya.

Pada 2023, Mayweather digugat di California karena kegagalan tersebut. Pengadilan Los Angeles memenangkan Zinni Media dengan total ganti rugi sebesar $2.376.978. Perinciannya mencakup utang pokok, bunga, biaya pengacara, hingga biaya perkara.

Penyitaan Aset Mewah

Mayweather sempat mengajukan banding atas keputusan tersebut, namun pengadilan menolaknya. Alex Nwankwo, eksekutif Zinni Media, menyatakan kekecewaannya atas sikap Mayweather yang sulit ditagih sejak 2018 hingga akhirnya jalur hukum diambil.

Kini, pengadilan telah memutuskan bahwa pengacara pihak penggugat diizinkan untuk melakukan penyitaan aset guna melunasi utang tersebut. Target utamanya adalah koleksi mobil mewah Mayweather, termasuk Bugatti Veyron 2015 dan Ferrari LaFerrari Aperta 2015, yang nilainya jauh melampaui jumlah utang kepada Zinni Media.

Tanggapan Mayweather

Pada Mei 2025, Mayweather sempat menepis isu kebangkrutannya dalam sebuah forum di New York City. “Jika memiliki dua jet pribadi dan 100 gedung disebut bangkrut, maka saya yakin semua orang ingin bangkrut seperti saya,” tegasnya.

Meskipun sudah pensiun, Mayweather tetap aktif dalam pertarungan eksibisi. Tahun ini, ia dijadwalkan akan naik ring melawan legenda tinju, Mike Tyson, meski tanggal pastinya belum diumumkan.

- Advertisement -spot_imgspot_img
Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini