Selasa, Agustus 25, 2026
Beranda blog

Peduli Korban Bencana, PTBA Kirim Bantuan Logistik ke Sejumlah Posko di NTT

0

NTT, NEWSATU – PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak bencana di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan kemanusiaan disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga selama masa tanggap darurat.

Bantuan tersebut didistribusikan ke sejumlah lokasi terdampak, di antaranya Posko Waso, Posko Runteng, dan Posko Kesehatan Dampek.

Berbagai kebutuhan pokok dan perlengkapan darurat turut diberikan, mulai dari beras, mi instan, minyak goreng, air minum, selimut hingga terpal. Bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah kondisi pascabencana.

Tak hanya bantuan logistik, PTBA juga turut mendukung kegiatan trauma healing bagi masyarakat terdampak yang berlangsung di Posko Kesehatan Dampek. Dalam kegiatan tersebut, PTBA menyediakan makanan dan minuman bagi warga yang mengikuti proses pemulihan.

Direktur Utama PTBA Bambang Ismawan mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kondisi sulit akibat bencana.

“Kami turut berduka atas bencana yang terjadi dan dampaknya terhadap masyarakat di NTT. Melalui bantuan ini, kami berharap dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak,” kata Bambang.

Menurutnya, penanganan bencana tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas dan masyarakat menjadi penting agar kebutuhan warga dapat terpenuhi sekaligus mempercepat proses pemulihan.

“Dalam kondisi bencana, masyarakat membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Kami berharap bantuan yang diberikan PTBA dapat bermanfaat dan membantu memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Bambang menambahkan, bantuan kemanusiaan tersebut menjadi bagian dari komitmen PTBA untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Selain menjalankan operasional perusahaan secara berkelanjutan, PTBA berupaya hadir dalam berbagai situasi sosial, termasuk ketika masyarakat menghadapi bencana.

“Kami percaya bahwa kepedulian dan gotong royong akan menjadi kekuatan penting dalam menghadapi setiap tantangan. PTBA akan terus berupaya membantu masyarakat yang membutuhkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta Indonesia,” pungkasnya. (ril)

Potensi Pertarungan Unifikasi: William Zepeda dan Abdullah Mason Saling Lempar Pujian

0

NEWSATU.COM – Abdullah Mason mungkin masih muda, tetapi William Zepeda sudah memperhitungkan bakat juara dunia kelas ringan berusia 22 tahun tersebut.

Petinju kidal berbahaya asal Cleveland, Ohio itu sukses mempertahankan gelar kelas ringan WBO miliknya untuk kali pertama pada 4 Juli lalu. Ia menghentikan Albert Bell di ronde ke-12 di Wolstein Center, kampung halamannya.

Kemenangan tersebut, ditambah serangkaian aksi KO spektakuler, berhasil menarik perhatian Zepeda. Setelah baru-baru ini merebut sabuk WBC yang kosong saat menang atas Lamont Roach, petinju peringkat 3 versi majalah The Ring di kelas 135 pon itu sangat berambisi melakukan duel unifikasi gelar melawan sesama pemegang sabuk juara.

“Abdullah adalah petinju muda yang hebat,” ujar Zepeda dalam episode terbaru “The PorterWay Podcast” yang dipandu mantan juara dunia kelas welter, Shawn Porter.

“Dia punya banyak teknik dan senjata di dalam ring. Dia semakin matang, semakin kuat, dan semakin bagus. Ini bakal jadi pertarungan yang luar biasa. Menggabungkan sabuk juara adalah salah satu target besar yang ingin saya capai.”

Mason, yang menduduki peringkat ke-4 versi The Ring, juga memberikan pujian balasan kepada Zepeda. Dalam wawancara sebelumnya, ia menyebut duel melawan Zepeda sebagai “pertarungan penentu karier.”

Mason (21-0, 18 KO) percaya bahwa kemenangannya atas Bell, serta kemenangan angka yang penuh perjuangan atas Sam Noakes pada November 2025 yang mengawali takhtanya, membuktikan bahwa ia memiliki keterampilan dan variasi strategi untuk mengalahkan Zepeda (34-1, 27 KO).

Namun, Zepeda juga menunjukkan dalam kemenangannya atas Roach (25-2-3, 10 KO) pada 1 Agustus di Virgin Hotels Las Vegas bahwa dirinya bukan sekadar petinju agresif yang mengandalkan volume pukulan.

Petinju kidal tak kenal lelah asal San Mateo, Meksiko—yang berhasil bangkit usai kekalahan telak dari Shakur Stevenson pada Juli 2025—juga memiliki keyakinan kuat bahwa Mason tidak akan sanggup bertahan hingga ronde terakhir.

“Dengan gaya bertarung saya—masuk, keluar, menjaga tekanan, mengatur jarak, serta pukulan ke arah badan—ini akan menjadi pertarungan yang sengit,” tutur Zepeda. “Saya yakin punya cukup senjata untuk menguras staminanya. Saya rasa dia tidak akan sanggup bertahan penuh 12 ronde melawan saya.”***

Bupati Enos Terima Portable X-Ray, Upaya Deteksi TB di OKU Timur Makin Masif

0

OKU TIMUR, NEWSATU – Pemerintah Kabupaten OKU Timur mendapat dukungan Pemerintah Pusat dalam memperkuat upaya percepatan penemuan dan penanganan kasus Tuberkulosis (TB).

Dukungan tersebut diwujudkan melalui hibah satu unit Portable X-Ray dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Alat pemeriksaan tersebut diterima langsung Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin, M.T., M.M. di Rumah Dinas Wali Kota Palembang, Senin (24/8/2026).

Penyerahan bantuan berlangsung dalam rangkaian kunjungan kerja Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus bersama Wakil Menteri Dalam Negeri RI Akhmad Wiyagus ke Provinsi Sumatera Selatan.

Kegiatan diawali dialog interaktif bersama kedua wakil menteri, kemudian dilanjutkan penyerahan hibah Portable X-Ray kepada pemerintah daerah penerima.

Bagi OKU Timur, bantuan ini menjadi tambahan sarana strategis untuk memperluas skrining sekaligus mempercepat deteksi kasus TB di tengah masyarakat. Dengan sifatnya yang mudah dipindahkan, Portable X-Ray memungkinkan pemeriksaan dilakukan secara lebih fleksibel dan menjangkau lokasi yang membutuhkan.

Bupati OKU Timur, yang akrab disapa Bupati Enos, mengapresiasi perhatian Pemerintah Pusat terhadap kebutuhan kesehatan masyarakat di daerah.

“Alhamdulillah, OKU Timur kembali mendapat perhatian dan dukungan dari Pemerintah Pusat. Bantuan ini menjadi bagian dari bukti nyata negara hadir untuk mengatasi persoalan kesehatan rakyat,” ujar Bupati Enos.

Menurutnya, dari 17 kabupaten/kota di Sumatera Selatan, hanya OKU Timur dan Kabupaten Musi Banyuasin yang menerima bantuan Portable X-Ray tersebut.

Ia berharap keberadaan alat ini dapat semakin memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya dalam mendukung target nasional penanggulangan dan penuntasan Tuberkulosis.

Upaya tersebut sejalan dengan berbagai program kesehatan yang dijalankan Pemkab OKU Timur, mulai dari percepatan penurunan stunting, Makan Bergizi Gratis (MBG), pembangunan dan penguatan fasilitas kesehatan, Cek Kesehatan Gratis, hingga program penanggulangan TB.

“Penurunan angka stunting dan penanggulangan Tuberkulosis bukan hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama. Mari terus bergerak, berkolaborasi dan memberikan pelayanan terbaik demi masyarakat OKU Timur yang sehat, sejahtera dan berakhlak mulia, menuju OKU Timur Maju Lebih Mulia,” katanya.

RSUD OKU Timur Siap Operasikan Portable X-Ray

Direktur RSUD OKU Timur dr. Sugihartono, M.Sc. mengatakan, Portable X-Ray tersebut nantinya dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan skrining TB yang dilaksanakan Dinas Kesehatan.

RSUD OKU Timur akan mendukung pengoperasian alat tersebut dengan tenaga radiografer yang telah tersedia.

Menurut Sugihartono, pemanfaatan Portable X-Ray diharapkan dapat meningkatkan cakupan penemuan kasus atau Case Detection Rate (CDR) TB di OKU Timur.

“Dengan Portable X-Ray ini diharapkan CDR OKU Timur meningkat dan semakin memperkuat upaya pemberantasan TBC di OKU Timur,” jelasnya.

Keberadaan alat tersebut dinilai penting karena keberhasilan penanggulangan TB tidak hanya bergantung pada pengobatan, tetapi juga pada kemampuan menemukan penderita sedini mungkin.

Semakin cepat kasus terdeteksi, semakin cepat pula masyarakat yang terindikasi TB dapat menjalani pemeriksaan lanjutan dan memperoleh penanganan sesuai kebutuhan.

Dengan dukungan Pemerintah Pusat dan penguatan fasilitas kesehatan daerah, OKU Timur kini memiliki tambahan instrumen untuk memperluas jangkauan skrining TB.

Portable X-Ray tersebut diharapkan tidak hanya menjadi tambahan fasilitas kesehatan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam memutus mata rantai penularan TB melalui deteksi dini, pemeriksaan lanjutan, dan penanganan yang lebih cepat.

Kabut Asap Menyelimuti Ogan Ilir, Polisi Turun Bagikan Masker Gratis

0

OGAN ILIR, NEWSATU – Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat ditunjukkan jajaran Polres Ogan Ilir di tengah kondisi udara yang terdampak kabut asap.

Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka Aprianti bersama personel turun langsung membagikan masker secara gratis kepada pengguna jalan, anak-anak, hingga keluarga yang tengah berwisata.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Minggu sore, 23 Agustus 2026 sekitar pukul 16.00 WIB, di sejumlah titik, yakni Jalan Lintas Timur Palembang–Indralaya KM 35 dan kawasan wisata Tanjung Senai.

Pembagian masker dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengurangi risiko gangguan pernapasan, khususnya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan.

Tak hanya membagikan masker, personel Polres Ogan Ilir juga memberikan imbauan kepada pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terutama ketika jarak pandang terganggu akibat kabut asap.

“Kami hadir untuk memastikan masyarakat tetap terlindungi. Masker ini kami bagikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, terutama anak-anak dan masyarakat yang beraktivitas di luar rumah. Mari kita bersama-sama menjaga kesehatan dan lingkungan,” ujar AKBP Rizka Aprianti.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa kepedulian terhadap masyarakat harus diwujudkan melalui tindakan nyata.

“Kepedulian terhadap masyarakat harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Perlindungan kesehatan di tengah kondisi udara yang terdampak asap menjadi bagian dari kehadiran Polri,” katanya.

Langkah tersebut menjadi bentuk kehadiran polisi tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan perlindungan serta edukasi kepada masyarakat menghadapi kondisi lingkungan yang dapat berdampak pada kesehatan.

Masyarakat pun diimbau untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak, serta tetap berhati-hati ketika berkendara di tengah kondisi jarak pandang yang menurun. (ril)

Rumah di Gumuk Rejo Diduga Jadi Tempat Konsumsi Sabu, Tiga Pria Diamankan

0

OKU TIMUR, NEWSATU – Satuan Reserse Narkoba Polres OKU Timur mengungkap dugaan tindak pidana narkotika di Desa Gumuk Rejo, Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan tiga pria, yakni Andreyanto (27), Eko Wahyudi (28), dan Mursyid (22). Dari lokasi, petugas turut menyita satu paket diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,21 gram.

Kapolres OKU Timur AKBP Dr. Lalu Hedwin Hanggara melalui Kasat Res Narkoba AKP Guntur membenarkan adanya pengungkapan tersebut.

“Benar, Satres Narkoba Polres OKU Timur telah melakukan pengungkapan kasus tindak pidana narkotika di wilayah Buay Madang Timur,” demikian keterangan kepolisian.

Berawal dari Informasi Masyarakat

Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat mengenai sebuah rumah di Desa Gumuk Rejo yang diduga kerap digunakan untuk transaksi dan mengonsumsi narkotika jenis sabu.

Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti anggota Satres Narkoba Polres OKU Timur di bawah pimpinan Kanit I IPDA Iman Setiawan, S.H.

Setelah melakukan penyelidikan dan memperoleh informasi yang dinilai cukup, polisi bergerak melakukan penggerebekan pada Rabu, 19 Agustus 2026 sekitar pukul 23.00 WIB.

Di lokasi, petugas mengamankan tiga pria yang berada di rumah tersebut.

Sabu Ditemukan Saat Penggeledahan

Saat dilakukan penggeledahan terhadap badan, pakaian dan rumah Eko Wahyudi, petugas menemukan satu paket diduga sabu yang dibungkus menggunakan plastik klip bening.

Selain barang tersebut, polisi juga mengamankan sejumlah peralatan yang diduga berkaitan dengan penggunaan narkotika, yakni satu buah bong, dua buah pirek kaca, dua buah korek api dan satu buah jarum.

Berdasarkan pemeriksaan awal kepolisian, ketiganya disebut mengakui bahwa barang tersebut diperoleh dari seseorang berinisial Agus yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Ketiga pria beserta seluruh barang bukti kemudian dibawa ke Mapolres OKU Timur untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Barang Bukti dan Pengembangan Kasus

Adapun barang bukti yang diamankan berupa satu paket diduga sabu dengan berat bruto 0,21 gram, satu buah alat hisap bong, dua buah pirek kaca, dua buah korek api dan satu buah jarum.

Polisi selanjutnya melakukan pemeriksaan terhadap barang bukti dan urine melalui Laboratorium Forensik (Labfor) Cabang Palembang.

Dalam perkara ini, penyidik menerapkan sangkaan Pasal 114 ayat (1) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ketentuan peraturan perundang-undangan terkait penyesuaian pidana.

Selain itu, penyidik juga mencantumkan sangkaan alternatif Pasal 127 ayat (1) huruf a juncto Pasal 132 ayat (1) UU Narkotika sebagaimana perubahan dan penyesuaiannya.

Hingga kini, penyidik Satres Narkoba Polres OKU Timur masih mendalami perkara tersebut, termasuk memeriksa para terduga pelaku dan saksi, berkoordinasi dengan Labfor Cabang Palembang serta mengembangkan informasi terkait keberadaan Agus yang disebut masuk DPO.

Polisi juga masih berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk proses hukum selanjutnya. (ril)

Rolando Romero Ngeyel Kalah Statistik Pertarungan dari Teofimo Lopez Jr, Minta Rematch Segera

0

NEWSATU.COM – Rolando Rolly Romero langsung menyerukan pertarungan ulang usai kehilangan gelar juara dunia kelas welter WBA dalam duel dengan Teofimo Lopez di Las Vegas, Sabtu (22/8).

Romero kalah angka mayoritas dari Lopez di T-Mobile Arena setelah melewati 12 ronde yang sengit. Tiga juri memberikan penilaian 116-112, 115-113, dan 114-114, yang memastikan sabuk kelas welter WBA berpindah ke tangan Lopez sekaligus menjadikannya juara dunia di tiga kelas berbeda.

Kekalahan ini mengakhiri masa kejayaan Romero, 15 bulan setelah ia merebut sabuk tersebut dari Ryan Garcia. Romero menolak keras keputusan juri dan menegaskan bahwa kondisi wajahnya membuktikan Lopez tidak mendaratkan cukup banyak pukulan telak.

Mantan juara dunia itu pun menegaskan keinginannya untuk segera melakukan rematch.

Rolly Romero Pertanyakan Keputusan Juri

Rolly Romero menilai para juri telah keliru dalam mengambil keputusan. Petinju berusia 30 tahun itu menunjuk kondisi wajahnya seusai laga sebagai bukti untuk mempertanyakan kemenangan Lopez.

“Komentar langsung saya, maksud saya, lihat wajah saya. Saya kena berapa pukulan bersih? Paling cuma dua pukulan telak sepanjang pertarungan?” ujar Romero.

Romero kemudian mempertanyakan apakah tingkat serangan seperti itu sudah cukup bagi Lopez untuk merebut sabuk kelas welter WBA dari tangan sang juara bertahan.

“Jadi, ya, kalau menurut mereka itu sudah cukup untuk mengalahkan sang juara, ya begitulah,” tambahnya.

Hasil ini memberi Teofimo Lopez gelar juara dunia kelas welter WBA sekaligus menghentikan dominasi pertama Romero di kelas tersebut. Bagi Lopez, kemenangan ini menjadi momentum kebangkitan yang sangat penting setelah ia menelan kekalahan dari Shakur Stevenson pada Januari lalu.

Teofimo Lopez Unggul Secara Statistik

Terlepas dari kekecewaan Rolly, Teofimo Lopez sebenarnya unggul telak dalam statistik pukulan. Catatan statistik CompuBox menunjukkan Lopez berhasil mendaratkan 124 pukulan, sementara Romero hanya mampu memasukkan 73 pukulan.

Lopez juga mencatatkan rekor pribadi dengan mendaratkan 62 jab sepanjang laga—jumlah terbanyak dalam kariernya. Jab tersebut terbukti efektif membantunya mengatur jarak serta meredam gelombang serangan Romero di sebagian besar ronde.

Momentum terbaik Romero terjadi pada ronde kelima. Pukulan hook kirinya berhasil membuka luka robek di wajah Lopez, disusul straight kanan yang sempat membuat Lopez goyah. Namun, Teofimo Lopez mampu memulihkan diri dengan cepat dan kembali mengambil kendali permainan di ronde-ronde berikutnya.

Rolly Romero terlihat kesulitan mempertahankan tekanan pada ronde-ronde akhir. Lopez dengan cermat terus bermain di balik pukulan jab dan menjaga jarak hingga akhirnya mengamankan kemenangan angka mayoritas.

Rolly Romero Tuntut Duel Ulang

Setelah kehilangan sabuk juara dunia kelas welter WBA, Rolly Romero langsung mendesak digelarnya duel ulang melawan Teofimo Lopez.

“Saya sudah mendengarnya berkali-kali. Saya benar-benar berhak mendapatkan rematch, pasti berhak,” tegas Romero.

Kekalahan ini merupakan yang pertama bagi Romero sejak ia merebut gelar juara kelas welter WBA saat menumbangkan Ryan Garcia 15 bulan lalu. Takhta juaranya harus berakhir di laga pertahanan gelar pertamanya melawan Teofimo Lopez.

Meski tak puas dengan keputusan juri, Romero tetap memberikan apresiasi atas pencapaian sang rival.

“Tapi ya, bagaimanapun, selamat untuk Teofimo,” pungkasnya.

Hingga saat ini, kepastian mengenai duel ulang belum dikonfirmasi oleh kedua pihak. Untuk sementara, Rolly Romero harus menunggu kesempatan lain untuk merebut kembali sabuk WBA miliknya, sementara Teofimo Lopez meninggalkan Las Vegas dengan status baru sebagai juara dunia di tiga kelas berbeda.***

Herman Deru Laporkan Karhutla Sumsel ke Presiden Prabowo, Total Terdampak 1.900 Hektare

0

PALEMBANG, NEWSATU – Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru memaparkan perkembangan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam rapat terbatas di Palembang, Senin (24/8/2026).

Dalam rapat tersebut, Herman Deru menyampaikan kondisi terkini karhutla sekaligus berbagai langkah yang telah dilakukan pemerintah daerah bersama TNI, Polri, BPBD, perusahaan dan masyarakat untuk mengendalikan kebakaran.

Ia mengungkapkan, total luas areal yang terdampak karhutla di Sumatera Selatan mencapai sekitar 1.900 hektare. Namun, angka tersebut merupakan akumulasi dan kondisi karhutla saat ini disebut telah mengalami penurunan signifikan.

“1.900 hektare itu total, Bapak Presiden. Jadi, sudah jauh menurun hari ini,” ujar Herman Deru.

Menurutnya, masih adanya asap yang terlihat di wilayah Palembang tidak sepenuhnya menggambarkan kondisi karhutla di seluruh Sumatera Selatan. Secara geografis, Palembang berada di wilayah cekungan sehingga asap cenderung tertahan dan sulit bergerak.

“Sisa asap yang ada di Palembang ini karena secara geografis Palembang merupakan wilayah cekungan, sehingga asap memang sulit bergerak,” jelasnya.

Herman Deru menegaskan, penanganan karhutla dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai unsur. Upaya tersebut mencakup pemadaman di lokasi kebakaran, pencegahan meluasnya api, pemantauan titik panas serta edukasi kepada masyarakat.

Ia juga menyampaikan bahwa jumlah titik panas atau hotspot di Sumatera Selatan telah menurun secara signifikan seiring dengan intensifnya upaya pemadaman dan pencegahan.

Penanganan karhutla, lanjut Herman Deru, membutuhkan kerja bersama karena persoalan kebakaran hutan dan lahan tidak hanya berkaitan dengan kondisi cuaca dan lingkungan, tetapi juga aktivitas manusia.

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama seluruh unsur terkait pun terus melakukan pemantauan dan langkah antisipasi guna mencegah munculnya titik api baru.

Herman Deru berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat keamanan, perusahaan dan masyarakat dapat terus diperkuat sehingga potensi karhutla di Sumatera Selatan dapat ditekan dan dampaknya terhadap masyarakat semakin diminimalkan. (ril)

Terbangun Saat Subuh, Warga Prabumulih Kaget Dua Motor Hilang Dicuri

0

PRABUMULIH, NEWSATU – Jajaran Polsek Prabumulih Timur, Polres Prabumulih, berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang terjadi di Jalan Bogenvile, Kelurahan Gunung Ibul Barat, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial SE (20), yang diduga terlibat dalam pencurian dua unit sepeda motor milik warga. Kasus tersebut disangkakan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 477 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHPidana.

Peristiwa pencurian terjadi pada Senin, 17 Agustus 2026 sekitar pukul 04.30 WIB. Korban, Sudisman (59), seorang karyawan swasta, kehilangan dua unit sepeda motor yang sebelumnya diparkir di garasi luar rumah.

Kedua kendaraan tersebut yakni sepeda motor Honda C36 tahun 1997 warna hitam dengan nomor polisi N 5171 YAD dan Honda Astrea C100 tahun 2003 warna hitam dengan nomor polisi BG 3160 CJ.

Pencurian diketahui korban saat terbangun dari tidur untuk melaksanakan salat Subuh. Ketika hendak keluar rumah, korban mendapati kedua sepeda motornya sudah tidak berada di tempat semula.

Setelah dilakukan pengecekan, korban mendapati pintu pagar rumah dalam kondisi telah dirusak. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp7 juta dan kemudian melaporkannya ke Polsek Prabumulih Timur.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Prabumulih Timur melakukan penyelidikan dan mengumpulkan informasi terkait keberadaan pelaku.

Hasil penyelidikan kemudian mengarah kepada salah satu orang yang diduga terlibat dalam pencurian tersebut.

Pada Senin, 24 Agustus 2026 sekitar pukul 01.00 WIB, Team Opsnal URC Polsek Prabumulih Timur bersama Tim URC Cambai bergerak menuju wilayah Kelurahan Cambai, Kecamatan Cambai, Kota Prabumulih.

Penindakan tersebut dilakukan setelah Kapolsek Prabumulih Timur IPTU Ulta Deanto, S.H., memerintahkan Kanit Reskrim Polsek Prabumulih Timur IPDA Dody Purwanto, S.H., bersama personel untuk melakukan penindakan terhadap pelaku.

Petugas akhirnya berhasil mengamankan SE di wilayah Kelurahan Cambai.

Saat dilakukan pemeriksaan awal, SE mengakui keterlibatannya dalam pencurian dua unit sepeda motor milik korban. Dari keterangan SE, polisi juga memperoleh informasi mengenai seorang rekannya berinisial UJ, laki-laki berusia sekitar 35 tahun, yang saat ini masih berstatus daftar pencarian orang (DPO).

Dalam pengungkapan tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Astrea C100 tahun 2003 warna hitam.

Pelaku bersama barang bukti kemudian dibawa ke Mapolsek Prabumulih Timur untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Kapolsek Prabumulih Timur IPTU Ulta Deanto, S.H., mengatakan pengungkapan kasus tersebut merupakan tindak lanjut cepat personel setelah menerima laporan dari masyarakat.

Kami akan terus melakukan penyelidikan dan penindakan terhadap setiap laporan tindak pidana yang terjadi di wilayah hukum Polsek Prabumulih Timur. Kami juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan memastikan kendaraan diparkir di tempat yang aman serta dilengkapi pengamanan tambahan,” ujar IPTU Ulta Deanto.

Ia juga mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan pelaku lain yang masih dalam pencarian agar segera menyampaikan informasi kepada pihak kepolisian.

Sementara itu, terhadap SE, penyidik masih melakukan pemeriksaan dan melengkapi proses penyidikan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Atas perbuatannya, SE disangkakan melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 477 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHPidana.

Polisi masih melakukan pengembangan untuk mengungkap keberadaan pelaku lainnya serta menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam kasus tersebut. (ril)

Tragedi Penembakan Petinju Juara Dunia, Empat Terduga Pelaku Berhasil Ditangkap

NEWSATU.COM – Kepolisian Afrika Selatan telah menangkap empat orang tersangka yang diduga terlibat dalam pembunuhan mantan juara dunia tinju, Zolani Tete. Tete tewas ditembak di kawasan NU 17, Mdantsane, pada Jumat, 21 Agustus 2026.

Pihak Kepolisian Afrika Selatan (SAPS) mengonfirmasi bahwa dua tersangka tambahan berhasil ditangkap pada Minggu (23/8), sehingga jumlah total pelaku yang ditahan menjadi empat orang.

Penangkapan pertama dilakukan pada Sabtu, 22 Agustus, di KuGompo City, sementara tiga tersangka lainnya ditangkap pada Minggu—satu di Mdantsane dan dua lainnya di Scenery Park. Tiga tersangka yang ditangkap pada Minggu tersebut masing-masing berusia 27, 27, dan 28 tahun.

SAPS juga mengoreksi informasi usia salah satu tersangka yang ditangkap pada Minggu, yakni berusia 27 tahun, bukan 22 tahun seperti yang dilaporkan sebelumnya.

Sementara itu, salah satu tersangka yang ditangkap pada Sabtu telah resmi dijerat dengan pasal pembunuhan dan percobaan pembunuhan. Ia dijadwalkan menjalani persidangan di Pengadilan Magistrat Mdantsane pada Senin, 24 Agustus.

Dakwaan percobaan pembunuhan tersebut berkaitan dengan seorang penumpang wanita berusia 27 tahun yang mengalami luka tembak dalam insiden tersebut dan saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit. Tiga tersangka lainnya diperkirakan akan segera disidangkan dalam waktu dekat.

Di sisi lain, seorang pria berusia 30 tahun yang sempat ditahan pada Sabtu telah dibebaskan dan kini berstatus sebagai saksi potensi.

Pihak kepolisian menyatakan tidak menutup kemungkinan adanya penangkapan susulan seiring berjalannya proses penyelidikan. “Mengingat sifat penyelidikan yang sensitif dan masih berlangsung, SAPS belum dapat membeberkan rincian lebih lanjut saat ini,” ujar pihak kepolisian.

SAPS juga mengimbau masyarakat dan media untuk tidak berspekulasi atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi agar tidak mengganggu proses penyidikan serta jalannya persidangan di pengadilan. Pihak kepolisian mengapresiasi kerja cepat dan ketelitian tim penyidik dalam menangani kasus ini.***

Forum Komunikasi Masyarakat Pati Sorot 3 Isu Penting Saat Bertemu DPR

NEWSATU.COM – Forum Komunikasi Rakyat Pati, melakukan pertemuan dengan pimpinan DPR, di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/8/2026). Pertemuan itu turut dihadiri Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal, Sari Yuliati hingga Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade.

Sejumlah keluh-kesah dan aspirasi masayarakat disampaikan oleh Lukman Hakim selaku perwakilan Forum Komunikasi Rakyat Pati. Ada tiga poin utama yang ditekankan Lukman dalam acara audiensi itu.

Poin pertama, masayarakat meminta DPR untuk menjelaskan pembahasan RUU Perampasan Aset, yang belum juga disahkan.

“Yang pertama poin yang akan kami sampaikan terkait dengan percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset, Pak. Sampai sejauh mana Bapak-bapak, Ibu-ibu Wakil Ketua DPR RI hari ini, walaupun sebenarnya ada di Komisi III, paling tidak biar kami tahu sampai sejauh mana pembahasannya.” Ujar Lukman.

Forum Komunikasi Rakyat Pati juga menuntut ketegasan aparat penegak hukum terkait masalah keamanan yang terjadi di Pati.

”Bapak-bapak Ibu-ibu yang terhormat untuk mendorong para aparat penegak hukum, khususnya kepolisian. Sudah satu tahun kami diacak-diacak. Kami menuntut ketegasan.” Lanjut Lukman.

Poin ketiga yang disampaikan meminta adanya regulasi soal media sosial dan konten kreator, untuk mencegah tersebarnya hoaks seputar isu negatif soal Pati di masyarakat.

“Terus selanjutnya ada poin yang ketiga. Perlu adanya sebuah regulasi. Mungkin ini di Komisi I ya kaitan dengan, apa namanya, media sosial, konten-konten kreator. Jadi gorengannya itu sampai media resmi kalah, Pak. Hoaks-hoaksnya luar biasa,” pungkas Lukman.

Sementara itu, Agung dari perwakilan nelayan Pati menyebut kondisi di Pati berdampak ke mata pencaharian para nelayan.

“Nelayan Kabupaten Pati sangat terasa dampaknya. Dari investor-investor yang akan masuk, semuanya ketakutan akan Kabupaten Pati.”

Menanggapi keluhan dan aspirasi tersebut, Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menyambut kehadiran Forum Komunikasi Rakyat Pati. Ia memastikan DPR akan mendengarkan aspirasi dengan baik.