PAMEKASAN, NEWSATU – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pamekasan mengikuti Zoom Meeting Sosialisasi Pembangunan dan Evaluasi Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Tahun 2026 di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Kegiatan yang digelar di ruang Media Center Lapas Pamekasan tersebut diikuti langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Pamekasan, Syukron Hamdani, Ketua ZI, serta Tim Pembangunan Zona Integritas.
Dalam sosialisasi itu, Inspektur Wilayah I, Iwan Santoso, hadir sebagai narasumber utama. Ia memaparkan arah kebijakan serta mekanisme pembangunan Zona Integritas tahun 2026. Menurutnya, pemahaman menyeluruh terkait proses pengusulan WBK dan WBBM menjadi kunci utama keberhasilan, mengingat tahapan tersebut dilakukan secara berjenjang pada setiap satuan kerja.
“Ia menekankan pentingnya keseriusan dan ketepatan dalam setiap tahapan, mulai dari pembangunan, pengusulan hingga evaluasi,” jelasnya.
Tak hanya itu, Iwan Santoso juga menguraikan secara rinci kalender kerja evaluasi pembangunan Zona Integritas tahun 2026. Kalender tersebut menjadi pedoman penting bagi seluruh satuan kerja agar proses pembangunan ZI berjalan sistematis, terukur, dan tepat waktu.
Dalam kesempatan tersebut, turut disampaikan sejumlah catatan dari Tim Nasional sebagai hasil evaluasi tahun 2025. Beberapa di antaranya masih terdapat capaian kinerja unit kerja yang belum mencapai target maksimal, serta penetapan target yang cenderung lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya.
Selain itu, aspek inovasi di bidang pengawasan juga menjadi sorotan. Inovasi dinilai belum optimal dalam meminimalisir risiko penyimpangan, sehingga perlu adanya peningkatan kualitas, khususnya dalam penguatan pengawasan dan pelayanan publik.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Lapas Pamekasan, Syukron Hamdani, menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pembangunan Zona Integritas di lingkungan kerjanya.
“Seluruh jajaran akan menindaklanjuti hasil sosialisasi ini dengan langkah-langkah strategis guna meningkatkan kinerja, inovasi, serta pelayanan publik yang prima,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Pamekasan diharapkan semakin siap menghadapi proses pembangunan dan evaluasi Zona Integritas tahun 2026. Targetnya, mampu meraih predikat WBK dan WBBM sebagai wujud nyata komitmen dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, akuntabel, dan melayani. (ril)







