Tak Sesuai ‘Core Values’, Nike Batal Gaet Karim Benzema dan Buka Kembali Dosa Kasus Valbuena
LONDON — Raksasa apparel olahraga dunia, Nike, secara mengejutkan mengambil keputusan mendadak untuk membatalkan kampanye iklan besar yang melibatkan mantan penyerang Real Madrid dan Al Hilal, Karim Benzema.
Sebagaimana dilaporkan oleh The Athletic, keputusan mendadak tersebut diambil manajemen Nike tepat di malam sebelum jadwal pengambilan gambar di London, Inggris, setelah pihak internal melakukan peninjauan ulang terhadap rekam jejak dan skandal hukum masa lalu sang pemain.
Striker berusia 38 tahun yang kini berstatus bebas transfer tersebut sedianya dijadwalkan terbang ke ibu kota Inggris untuk menjalani proses syuting kolaborasi antara Nike dan jenama streetwear ternama, Corteiz, guna mempromosikan lini sepatu Shox R419. Namun, pihak manajemen Benzema mendadak menerima pemberitahuan bahwa proyek tersebut resmi dibatalkan.
Terganjal Skandal Pemerasan Mathieu Valbuena
Menurut laporan The Athletic, para pembuat keputusan senior di jajaran eksekutif Nike menyimpulkan bahwa rekam jejak hukum Benzema yang terekspos secara publik tidak sejalan dengan nilai-nilai utama perusahaan.
Faktor utama yang memicu pembatalan ini adalah vonis bersalah Benzema pada 2021 di Prancis atas tuduhan keterlibatan dalam kasus pemerasan rekannya, Mathieu Valbuena, pada 2015. Atas kasus tersebut, peraih Ballon d’Or 2022 itu dijatuhi hukuman penjara satu tahun yang ditangguhkan serta denda sebesar €75.000 (sekitar Rp1,3 miliar), meskipun Benzema terus menegaskan bahwa dirinya tidak bersalah.
Pihak Nike pun merilis pernyataan resmi untuk mengonfirmasi pembatalan tersebut dan mengakui adanya kekeliruan negosiasi yang sudah berjalan terlalu jauh:
“Proyek ini tidak mencerminkan hubungan yang lebih luas antara atlet tersebut dengan Nike. Kami menyayangkan bahwa pembicaraan sempat berjalan sejauh ini,” tulis pernyataan resmi Nike.
Dalam kesepakatan awal yang akhirnya batal tersebut, Benzema sedianya bakal mengantongi alokasi produk Nike senilai €75.000 atau setara Rp1,3 miliar serta seluruh biaya perjalanan yang ditanggung penuh, hingga opsi pembicaraan peran sebagai duta merek.
Keputusan sepihak Nike ini menutup rapat peluang kembalinya kerja sama antara Benzema dengan merek berlogo Swoosh tersebut setelah hampir dua dekade berpisah. Benzema diketahui sempat mengenakan sepatu Nike di awal kariernya bersama Lyon, sebelum akhirnya menyeberang dan dikontrak jangka panjang oleh Adidas pada 2007.
Dengan habisnya masa kontrak bersama Adidas serta statusnya yang kini tanpa klub usai berpisah dari Al Hilal, Karim Benzema kini benar-benar tanpa sponsor sepatu resmi di saat ia sedang menimbang masa depan karier sepak bolanya.
Sebelumnya, sempat beredar bahwa Benzema akan bergabung dengan Persib Bandung. Tapi, kabar itu ditegaskan hanya sebagai kelakar.***








