Rabu, Februari 8, 2023

Ketua DPD RI: Kecerdasan Literasi Digital Penting Dikuasai Generasi Milenial

- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -spot_imgspot_img

JAKARTA, newsatu.com — Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menilai, kecakapan literasi digital sebagai solusi menjawab angka pencari kerja sangat dibutuhkan saat ini.

Menurut LaNyalla, literasi digital akan membuka kesempatan kepada generasi milenial yang rata-rata angkatan kerja untuk membuka peluang usaha.

“Dengan literasi digital yang baik, saya optimistis generasi milenial akan mampu menangkap peluang usaha. Dengan begitu, angka pencari kerja yang cukup tinggi dapat ditekan,” tutur LaNyalla, Selasa (26/10).

LaNyalla melanjutkan, salah satu yang menjadi fokus pemanfaatan Sumber Daya Manusia (SDM) milenial adalah penyerapan tenaga kerja lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) pada dunia usaha dan dunia industri.

BACA JUGA :   Kemenag Terbitkan KMA Kuota Haji 1443 H, Ini Sebaran Kuotanya di 34 Daerah
BACA JUGA :   IPHUIN Curhat kepada Ketua DPD RI Soal Pembimbing Manasik Haji Terverifikasi

“Namun, pergeseran paradigma Era Society 5.0, selain bekerja di industri atau melanjutkan studi di jenjang pendidikan tinggi, setiap orang dituntut memiliki kemampuan wirausaha,” tutur LaNyalla.

Senator asal Jawa Timur itu menambahkan, Era Society 5.0 menjadikan peluang-peluang usaha lebih besar melalui pemanfaatan penggunaan artificial intelligence.

Pada titik itu, kecerdasan literasi digital menjadi penting untuk dikuasai oleh generasi milenial untuk memanfaatkan peluang tersebut.

BACA JUGA :   LaNyalla Mattalitti: Ponpes, Kyai, & Santri Mampu Jaga Kearifan Lokal

“Generasi milenial perlu beradaptasi dengan kecerdasan literasi digital agar dapat memanfaatkan teknologi dengan bijak,” katanya.

Saat ini, kataLaNyalla, tak lagi dapat dihindari jika teknologi merupakan ruang bagi generasi milenial yang dapat dijadikan salah satu pilihan untuk berkreasi pada bidang entrepreneurship.

“Pemanfaatan ini akan menekan persaingan ketat dalam memilih jenis pekerjaan dan lebih menguntungkan,” ujar dia.

Dikatakannya, generasi milenial, terlebih anak-anak setingkat SMK atau SMA perlu mempersiapkan diri menghadapi Era Society 5.0 dengan mengakselerasi literasi digital yang meliputi digital ethics, digital culture, digital skills dan digital safety.

BACA JUGA :   Ketua DPD RI Apresiasi Pasar Syariah di Probolinggo
BACA JUGA :   Buka Art Exhibition Le Musée di Surabaya, LaNyalla Sempat Teteskan Air Mata

“Penguasaan ini penting, karena literasi digital bukan hanya bermanfaat untuk membuka peluang bisnis, tetapi juga dapat membantu mempermudah arus informasi yang diperlukan dalam pendidikan, baik tingkat sekolah ataupun tingkat kuliah,” ucapnya.

LaNyalla yakin jika kecakapan digital ini diseriusi, maka akan dapat melahirkan profesional-profesional muda, pebisnis dan profesi lainnya, sehingga dapat menekan angka pencari kerja.

- Advertisement -spot_imgspot_img
Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here