Kamis, Februari 2, 2023

Teliti Jerami, MAN 1 Kudus Juarai Myres 2021 di Surabaya

- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -spot_imgspot_img

SURABAYA, newsatu.com — Prestasi nasional kembali ditorehkan siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kudus di bidang riset. Mereka meraih medali emas Madrasah Young Researchers Super Camp (Myres) 2021 yang digelar Ditjen Pendidikan Islam, Kementerian Agama.

Final Myres 2021 berlangsung di Surabaya, 4 – 6 Desember 2021. Pemenang diumumkan pada Minggu (6/12).

Tim Riset MAN 1 Kudus terdiri atas Ayu Setia Ningrum dan Putri Nur Maftukhah. Mereka melakukan penelitian tentang “Karakterisasi Komposit Silikon Karbida (SiC) dari Jerami dan Sekam Padi sebagai Material Termoelektrik Ramah Lingkungan”.

BACA JUGA :   IAIN Pare-pare Ingin Bertransformasi Jadi Universitas Sains Islam Indonesia

Pembimbing tim riset MAN 1 Kudus Yazida Rizkayanti menjelaskan bahwa untuk menjadi juara, timnya harus menyisihkan 7.700 proposal riset yang masuk. Myres dibagi dalam empat tahap: seleksi proposal pendaftaran, 50 proposal terpilih, 15 proposal terpilih, dan babak final.

BACA JUGA :   IAIN Pare-pare Ingin Bertransformasi Jadi Universitas Sains Islam Indonesia

“Dari 7.700 proposal, dipilih enam tim untuk di setiap bidang penelitian,  kategori MTs dan MA, untuk berkompetisi di babak Grand Final,” jelasnya.

Menurut Ayu Setia Ningrum, inovasi Riset MAN 1 Kudus dilatarbelakangi dari ketersediaan silikon karbida yang tidak dapat diperbaharui serta fakta jerami dan sekam padi masih dianggap sebagai limbah.

BACA JUGA :   Ini Sebabnya Idul Adha di Arab Saudi Berbeda dengan Indonesia

“Kami ingin mengoptimalkan potensi sumber daya alam Indonesia untuk membuat silikon karbida sebagai bahan termoelektrik. Sebab, sampai saat ini Indonesia masih mengimpor dari Cina,” tutur Ayu.

“Penelitian ini dilakukan dalam beberapa tahapan, antara lain sintesis dan karakterisasi silikon karbida dengan 4 uji, dari September-Oktober 2021 di Universitas Muhammadiyah Kudus dan Bengkel Riset Sederhana MAN 1 Kudus,” sambungnya.

BACA JUGA :   Melalui Jembatan Rawayan, Desa Situ Ilir dan Desa Barengkok di Bogor Kini Terhubung
BACA JUGA :   Omicron Bisa Menginfeksi Mereka yang Sudah Divaksin Lengkap

Terpisah, Kepala MAN 1 Kudus Suhamto, bersyukur atas prestasi ini. Dia berharap prestasi ini bisa menjadi motivasi para siswa untuk terus berkarya dan berprestasi, serta berinovasi tiada henti.

“Terim kasih, support dan dukungan dari Jajaran Kanwil Kemenag Prov. Jateng, Kankemenag Kab. Kudus, dan tidak lupa Universitas Muhammadiyah Kudus yang telah memberikan fasilitas untuk penelitian ini, dan semua keluarga MAN 1 Kudus. Selamat untuk peserta dan pembimbing,” imbuhnya di laman kemenag.go.id

- Advertisement -spot_imgspot_img
Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here