Senin, Mei 16, 2022

Badan Tinju Amatir AIBA Mungkin Berubah Jadi IBA

- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -spot_imgspot_img

JAKARTA, newsatu.com — AIBA, Asosiasi Tinju Amatir Internasional, kemungkinan akan melakukan beberapa perubahan drastis menyangkut aturan pertandingan jika sejumlah proposal dari anggotanya mendapatkan persetujuan.

Duncan ‘Sugar Ray’ Kuria, Direktur Komunikasi Federasi Tinju Kenya, mengatakan, Senin (6/12), dalam wawancara dengan Star (the-star.co.ke). Kuria mengatakan, AIBA akan membahas masalah ini pada Kongres 12-13 Desember.

Menurut Kuria, proposal itu disodorkan untuk menutup lubang-lubang kelemahan dalam aturan pertandingan yang dianggap perlu perbaikan.

Contohnya, jika proposal itu disetujui, setiap hakim dalam pertandingan tinju amatir, wajib memberikan angka setiap menit, bukan setiap tiga menit atau setiap ronde.

BACA JUGA :   12 Peraih Emas PON & SEA Games asal Jayapura Terima Bonus Rumah

“Biasanya, pemenang diumumkan di akhir setiap pertarungan, tetapi ini akan berubah. Di setiap akhir menit, juri atau hakim akan memencet bel untuk mengumumkan pemenangnya,” kata Kuria.

BACA JUGA :   Gennadiy Golovkin Kini Juara Menengah IBF dan WBA Super

“Pemenang diumumkan setiap menit dari setiap 3 3-menit pertarungan,” ia menambahkan.

Dalam pertandingan amatir, pertandingan biasanya berlangsung 3 ronde dengan durasi 3 menit per ronde.

Kriteria penilaian juri hanya ada dua, yakni kualitas pukulan yang kena sasaran dan dominasi melalui keunggulan teknis dan taktis.

BACA JUGA :   Positif Anabolic Steroid, Bobsledder Lidiia Hunko Kena Sanksi di Olimpiade Musim Dingin di Beijing

Selain itu, penilaian juga diambil dari lima hakim atau juri, bukan tiga seperti yang masih berlaku saat ini.

“Ada beberapa tantangan mencolok yang muncul selama Olimpiade Rio 2016 di mana para juri mengatakan pemenangnya akan sangat berbeda jika hasilnya ditentukan berdasarkan kartu skor dari lima juri,” jelas Kuria.

Perubahan mencolok lainnya adalah soal pengurangan poin karena pelanggaran. Saat ini, setiap petinju yang dianggap wasit melanggar peraturan mendapat pengurangan 1 poin. Nah, dalam proposal itu pengurangan berlaku 2 poin

BACA JUGA :   Edgar Berlanga Siap Beraksi di Pentas The Night of Young Stars
BACA JUGA :   Juara Dunia Tinju akan Dapat Hadiah Rp1,4 Miliar

Hal lain adalah kemungkinan mengubah nama organisasi. Nama AIBA saat ini sudah banyak tercoreng skandal. Karena itu dianggap perlu mengganti nama AIBA.

Menurut Kuria, kata Amatir dalam AIBA mungkin akan dihapus menjadi IBA (Asosiasi Tinju Internasional).

Masuk akal karena AIBA juga membolehkan petinju pro tampil di kancah amatir.

- Advertisement -spot_imgspot_img
Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here