Rabu, Februari 8, 2023

Asproksi Siapkan Alkes Berkualitas untuk Cegah Sebaran Omicron

- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -spot_imgspot_img

JAKARTA, newsatu.com — Asproksi (Asosiasi Produk Kesehatan Indonesia Standar Internasional) siap membantu dan bekerja sama dengan Pemerintah dalam memaksimalkan upaya mengatasi pandemi Covid-19 khususnya varian Omicron.

“Upaya terpenting adalah bagaimana kita mencegah penyebaran Omicron dengan sosialisasi langsung, daring, atau lainnya,” kata Sekjen Asproksi Dr Fazhra Fawwaz Al Firman, S.H., M.M.

“Peran aktif berbagai pihak, termasuk Asproksi, sangat diperlukan dan kami mendukung pemerintah untuk terus menekan kasus Omicron.”

“Kami dari Asproksi berperan aktif dan jadi salah satu solusi terbaik dengan alat kesehatan berkualitas. Kami akan terus membantu pemerintah menyosialisasikan pentingnya Prokes kepada masyarakat.”

BACA JUGA :   Penyakit Jantung Menyedot Pembiayaan BPJS Tertinggi, Ini Jalan Keluar yang Disiapkan Kemenkes
BACA JUGA :   Maret 2022 DPW Asproksi Provinsi Aceh bakal Dilantik

Dalam upaya itu, menurut Fazhra, Asproksi antara lain bekerja sama dengan PT. Biosel Medika Nusantara dan Naraya Medical Center untuk membangun sebuah aplikasi dalam mempermudah penanganan kebutuhan lainnya.

Sementara itu,Ketua Umum Asproksi Dr. Melani Arnaldi, M.Psi., Psi. menambahkan, ”Kami sangat antusias dan serius dalam membantu pemerintah terutama dalam penanganan Covid -19.”

BACA JUGA :   Asproksi Bangga Ramaikan Hari Rempah Nasional & Indonesian Spices Forum & Pameran Business Expo

“Dalam hal ini kami berupaya membangun Aplikasi Gaya Sehat yang tengah kami proses. Mari kita berdisiplin dalam menjaga Protokol Kesehatan,” tegas Melani.

Seperti diketahui, penyebaran atau penularan Omicron, varian baru Covid-19, jauh lebih cepat dibandingkan varian Delta. Omicron bahkan dapat menginfeksi orang yang sudah melakukan vaksinasi lengkap.

Karena itu dibutuhkan edukasi secara keseluruhan kepada masyarakat terhadap pentingnya protokol kesehatan yang dilakukan secara disiplin dan ketat.

Menurut informasi dari Kementerian Kesehatan, sebesar 99% kasus Omicron yang saat ini tengah diisolasi memiliki gejala ringan atau tanpa gejala. Melalui analisis sebesar 97% kasus didominasi oleh pelaku perjalanan luar negeri dan beberapa berasal dari Provinsi DKI Jakarta.

BACA JUGA :   Wagub DKI Jakarta Sebut Para Perawat Adalah Pahlawan
BACA JUGA :   Diana Dewi: Penghapusan Syarat PCR dan Antigen Kian Dorong Pemulihan Ekonomi Nasional

Karena itu kemungkinan besar akan ada kebutuhan konsentrator oksigen atau isotank di daerah area peningkatan kasus perawatan seperti Jakarta, Jawa Barat, dan Sulawesi Utara. Dalam kaitan ini, Asproksi siap ikut membantu Pemerintah melalui Kemenkes.

- Advertisement -spot_imgspot_img
Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here