Sabtu, Mei 14, 2022

Lembaga Pemeriksa Halal Tak Boleh Bikin Repot Pelaku Usaha Kecil dan Mikro

- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -spot_imgspot_img

JAKARTA, newsatu.com – Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengingatkan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) agar tak berorientasi bisnis. Hal itu dikatakan LaNyalla merespons semakin banyaknya bermunculan LPH.

Saat ini, ada sembilan institusi yang mengajukan permohonan menjadi LPH ke Kemenag. Sedangkan LPH yang telah beroperasi adalah LPPOM MUI, LPH Sucofindo, dan LPH Surveyor Indonesia.

BACA JUGA :   Anak Didik Warga Terdampak Erupsi Semeru Tetap Bisa Lanjutkan Pendidikan

“Kita apresiasi semakin banyak lembaga yang ikut berpartisipasi. Tetapi saya mengingatkan agar LPH ini jangan berorientasi pada bisnis,” kata LaNyalla, Minggu (23/1).

BACA JUGA :   LaNyalla di Puri Agung Bali: Kerajaan & Kesultanan Berjasa dalam Lahirnya Bangsa & Negara

Senator asal Jawa Timur itu berharap, bertambahnya LPH akan membuat jumlah pelaku usaha yang mendaftarkan untuk mendapatkan sertifikasi halal semakin bertambah.

“Dengan produk-produk yang terjamin kehalalannya, maka masyarakat muslim menjadi lebih tenang dalam mengonsumsi atau menggunakan produk yang ada di pasaran,” harap LaNyalla.

BACA JUGA :   Buka Art Exhibition Le Musée di Surabaya, LaNyalla Sempat Teteskan Air Mata

Kendati begitu, LaNyalla berharap perlu ada penyesuaian dengan kondisi pelaku usaha. Jangan sampai pelaku usaha kecil dan mikro menjadi berat karena mahalnya biaya sertifikasi halal.

“Bukan malah meringankan agar produk mereka semakin bisa diterima pasaran, kalau biayanya mahal justru akan semakin memberatkan pelaku usaha kecil dan mikro,” tuturnya.

LaNyalla juga mengingatkan agar sosialisasi sertifikasi produk halal perlu digencarkan agar pelaku usaha memiliki kesadaran dan mengikuti standar kehalalan produk, terutama produk rumahan agar menggunakan bahan-bahan yang halal dan baik.

BACA JUGA :   Ketua DPD RI Minta Pelatihan Active Selling ke Pelaku UMKM Digencarkan
BACA JUGA :   Untuk Cegah Sebaran Omicron, Pemrov DKI Jakarta Perkuat 3T

“Sertifikat halal ini sebagai stimulus agar produk usaha kecil dan mikro bisa semakin berkembang pesat lagi di pasaran,” kata LaNyalla.***

- Advertisement -spot_imgspot_img
Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here