Selasa, Juni 28, 2022

Berangkat ke Arab Saudi, Menag Ingin Periksa dan pastikan Layanan Jemaah Haji

- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -spot_imgspot_img

JAKARTA, newsatu.com — Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas bertolak ke Arab Saudi, Rabu (18/5) dini hari untuk memastikan kesiapan layanan yang akan diberikan bagi jemaah haji Indonesia.

‚ÄúTahun ini pemberangkatan jemaah haji kali pertama setelah tertunda dua tahun karena pandemi. Saya ingin memastikan seluruh layanan untuk jemaah sudah siap,” tegas Menag di Bandara Soekarno – Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten.

Menag didampingi  Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief, Direktur Layanan Haji Luar Negeri Subhan Cholid, serta Staf Khusus dan Tenaga Ahli.

BACA JUGA :   Kemenkes Ingatkan Waspadai Cacar Monyet di Indonesia

“Kami akan cek kesiapan layanan katering, transportasi, akomodasi, layanan kesehatan, dan lainnya. Intinya jemaah haji harus terlayani sebaik mungkin,” kata Menag Yaqut, dikutip dari Kemenag.go.id.

BACA JUGA :   Demi Percepatan Kebangkitan Ekonomi, Vaksinasi UMKM Kota Bandung Digenjot

Kepada para petugas haji, Menag meminta tiga aspek penyelenggaraan haji, yaitu pembinaan, pelayanan, dan perlindungan jemaah, harus dipegang teguh.

“Jangan kecewakan jemaah. Jadikan ibadah haji tahun ini sebagai pengalaman terbaik mereka. Jadikan diri kita sebagai supporting system untuk melayani dan membantu para jemaah haji mencapai kepuasan maksimal dan mampu menjadi haji yang mabrur. Lakukan ini semaksimal mungkin,” tandasnya.

BACA JUGA :   Demi Percepatan Kebangkitan Ekonomi, Vaksinasi UMKM Kota Bandung Digenjot

Dirjen PHU Hilman Latief mengatakan, proses pengadaan layanan di Arab Saudi sudah berlangsung dalam dua bulan terakhir. Tim Kementerian Agama telah menyelesaikan seluruh proses tersebut hingga tahap kontrak kerja sama.

“Kita akan lakukan pengecekan akhir, memastikan begitu jemaah tiba di Saudi, layanan sudah bisa dinikmati mereka,” sebut Hilman Latief.

BACA JUGA :   Omicron Bisa Menginfeksi Mereka yang Sudah Divaksin Lengkap

Tahun ini, katanya, kuota haji Indonesia berjumlah 100.051 jemaah. Jumlah itu terdiri atas 92.825 jemaah haji reguler, dan 7.226 jemaah haji khusus.

BACA JUGA :   Anak Didik Warga Terdampak Erupsi Semeru Tetap Bisa Lanjutkan Pendidikan

“Jemaah sudah mulai terbang ke Saudi pada 4 Juni 2022. Semua layanan harus dipastikan sudah siap semua,” tegas Hilman.

- Advertisement -spot_imgspot_img
Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here