Selasa, Juni 28, 2022

Perang Ukraina-Rusia Renggut Nyawa Seorang Petinju Muda

- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -spot_imgspot_img

JAKARTA, newsatu.com — Perang memang tak pernah memilih korbannya, tak terkecuali juara dunia tinju sekalipun seperti yang terjadi dalam baku tembak antara pasukan Ukraina dan Rusia.

Oleg Prudky, 30 tahun, petinju yang tampil dalam seri Kejuaraan Dunia (World Series of Boxing atau WSB) di kelas ringan super dan pernah menjadi juara nasional Ukraina, dikabarkan tewas dalam serangan yang juga menewaskan 3 anggota polisi khusus lainnya, Ahad (22/5).

Prudky meninggalkan seorang istri dan dua anak perempuan yang masih kecil-kecil.

BACA JUGA :   Hore !! Kereta Api Pangrango Kembali Beroperasi Dengan Normal.

Sebagai atlet dan tergabung di tim Otamans, Prudky pernah tampil dalam sejumlah turnamen penting mewakili negaranya, termasuk Kejuaraan-kejuaraan Eropa.

Prudky memang belum pernah bertarung di kancah pro, tapi di semi-pro di WSB, turnamen yang digelar untuk menjadi jembatan antara amatir ke pro.

BACA JUGA :   Berkat Dukungan BI, Pesantren Banyulana Bisa Panen Melon Inthanon dari Belanda

Lebih dari 6.000 orang Ukraina diperkirakan tewas dalam konflik dengan Rusia, termasuk 256 anak-anak, sementara sekitar 15 ribu tantara Rusia yang menyerbu Rusia juga dikabarkan tewas.

Pengumuman tewasnya Prudky disampaikan melalui akun Instagram Cherkasy Boxing Federation.

BACA JUGA :   Tertangkap Selundupkan 15kg Sabu, 3 Warga Padang Terancam Hukuman Mati

“Tragedi lain dalam keluarga tinju kita. Salah satu petinju terbaik wilayah Cherkasy, Oleg Prudky, tewas di Timur… Keluara tinju Cherkasy menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya bagi keluarga dan sahabat-sahabatnya. Istirahat dalam damai!’

Di situs resminya, Presiden Cherkasy Boxing Federation, Serhy Tushchenko menulis: ‘Aku ingat sekarang bagaimana pelatihmu bercerita bahwa kami ingin sekali bertinju dan bersepeda puluhan kilometer untuk berlatih.”

“Perang yang terkutuk, mencabik dan mengorbankan anak-anak terbaik Ukraina! Kenangan abadi, istirahat dalam damai sahabat! Pahlawan tidak pernah mati!” tambah Tushchenko.

BACA JUGA :   COVID-19: Australia to ban all arrivals of non-residents, says PM
BACA JUGA :   Omicron Bisa Menginfeksi Mereka yang Sudah Divaksin Lengkap

Mariana, istri Prudky menulis dan membagikan foto dirinya di akun media sosialnya.

“Perang…mengambil yang terbaik. Aku tidak percaya, aku tidak percaya bahwa kau telah tiada.”

“Aku takkan mendengar lagi – selamat pagi saya! Aku baik-baik saya! Bagaimana anak-anak? Dan yang terpenting bahwa kau takkan mengatakan lagi AKU CINTA padamu.”

Oleksandr Usyk dan Vasily Lomachenko juga sempat ikut berperang membela Ukraina namun keduanya kini kembali ke kem latihan untuk melanjutkan karier di tinju profesional.

 

- Advertisement -spot_imgspot_img
Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here