Selasa, November 29, 2022

#GempaBumi Cianjur, Cugenang Paling Parah Terkena Dampaknya

- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -spot_imgspot_img

CIANJUR, newsatu.com — Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan wilayah paling terdampak imbas gempa berkekuatan magnitudo 5,6 di wilayah Cianjur, Jawa Barat, adalah Kecamatan Cugenang. Sementara wilayah Cianjur Selatan menurut laporan warga aman.

“Wilayah Cugenang paling parah. Dari Kota Cianjur kurang lebih 5 kilometer,” kata Herman kepada CNNIndonesia TV, Senin (21/11).

Herman kemudian mengungkapkan rumah-rumah warga hingga gedung Sekretaris Daerah (Sekda) hancur imbas gempa.

“Warga histeris, rumah-rumah hancur, pendopo plafonnya berjatuhan, gedung Sekda hancur dan listrik padam. Perabotan rumah tangga warga hancur,” kata Herman.

BACA JUGA :   Terakreditasi Paripurna, RSDK Ciamis Kedepankan Mutu Pelayanan Lebih Baik Lagi

Tak hanya itu, Herman juga mengatakan gempa dengan getaran yang kuat itu menimbulkan bencana longsor yang membuat jalur Cipanas dan Cianjur terputus.

BACA JUGA :   Jadwal Dan Aturan PPKB Bapenda Jawa Barat.

“Ada longsor, ada mobil tertimpa longsor. Jalur Cipanas dan Cianjur terputus karena longsor,” tambah Herman.

Herman kemudian mengatakan listrik di wilayah Cianjur juga padam imbas gempa bumi yang terasa hingga Jakarta, Bandung, Bekasi, Tangerang, dan Bogor itu.

Sementara itu, dilaporkan juga 5 orang meninggal dunia akibat peristiwa tersebut.

BACA JUGA :   US, Australian central banks push more money into markets

“Sudah ada 5 MD (meninggal dunia) di Kabupaten Cianjur,” kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto saat dimintai konfirmasi.

Namun belum disebutkan lebih detail soal penyebab meninggalnya korban. Belum diketahui juga lokasi korban.

“Update terakhir 14.43 WIB itu 5 orang MD,” kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, saat dikonfirmasi terpisah.

Sebelumnya, BNPB melaporkan ada dua orang meninggal dunia akibat gempa M 5,6 di Kabupaten Cianjur. Selain itu, dilaporkan ada empat orang luka-luka.

BACA JUGA :   Trump sought to buy vaccine developer exclusively for US, say German officials
BACA JUGA :   Canelo Sebut Trilogi dengan Golovkin Bersifat Pribadi

“Dua warga meninggal dunia dan sejumlah rumah rusak pascakejadian tersebut,” demikian keterangan tertulis BNPB.

Gempa dilaporkan terjadi pada pukul 13.21 WIB, Senin (21/11). Titik koordinat gempa berada di 6,83 derajat LS dan 107,06 derajat BT dengan kedalaman 10 km. Gempa berpusat di Cianjur, Jawa Barat.

Warga di beberapa wilayah melaporkan merasakan gempa. Di Jakarta, warga di Jakarta Selatan, Jakarta Barat, hingga Jakarta Pusat merasakan getaran yang kuat selama beberapa detik.

 

- Advertisement -spot_imgspot_img
Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here