NEWSATU.COM – Erling Braut Haaland mulai menimbang-nimbang masa depannya. Genap empat tahun membela Manchester City dan telah merengkuh semua trofi yang mungkin diraih, bintang asal Norwegia ini tidak lagi menutupi keinginannya untuk mencari tantangan baru.
Pemicu utamanya? Masa depan Pep Guardiola. Jika sang pelatih meninggalkan kursi kepelatihan—yang diprediksi bisa terjadi musim panas ini atau saat kontraknya habis tahun depan—Haaland dipastikan akan membuka pintu keluar.
Media Inggris melaporkan bahwa Guardiola semakin yakin bahwa musim ini adalah tarian terakhirnya di Etihad Stadium. Situasi ini langsung memicu radar dua raksasa Spanyol: FC Barcelona dan Real Madrid.
Bagi Haaland, mengenakan seragam kebanggaan Barcelona awalnya adalah ide yang paling memikat. Namun, kenyataan pahit finansial menghadang. Dengan klausul pelepasan sebesar 175 juta Euro, Joan Laporta dan Deco butuh ‘keajaiban dunia’ untuk memboyongnya sebagai suksesor Robert Lewandowski.
Di sisi lain, Real Madrid mengintai dengan dompet yang jauh lebih tebal. Meski sempat ragu karena keberadaan Kylian Mbappé—sebab Haaland enggan berbagi panggung utama—sebuah skenario baru muncul.
Haaland dikabarkan siap memberikan jawaban “Ya” kepada Florentino Pérez jika Jürgen Klopp ditunjuk menggantikan posisi pelatih saat ini.
Laporan dari Daily Mail menyebutkan bahwa Haaland sangat mendambakan gaya main agresif ala Klopp yang diyakini bisa meledakkan performa terbaiknya. Berbeda dengan Barça, Madrid punya kekuatan finansial untuk menebus klausul tersebut tanpa keringat dingin.
Tumbal Sang Bintang: Vinícius Júnior dalam Bahaya?
Kabar paling mengejutkan yang bocor ke media adalah rencana radikal Klopp jika menjabat: ia bersedia mengorbankan Vinícius Júnior.
Dengan menjual bintang Brasil tersebut yang kontraknya menyisakan sedikit waktu, Madrid bisa mendanai penuh kedatangan Haaland. Jika Vini tak kunjung memperbarui kontrak, Madrid lebih memilih melegonya sebagai aset mahal demi mendatangkan sang mesin gol City sebagai suksesor yang lebih menjamin.***







