NEWSATU.COM – Menyusul keterlibatan strategis barunya di Indonesia bersama PT Difa Media Indonesia, Enqura, perusahaan teknologi finansial berbasis AI global, telah sukses menyelesaikan roadshow berdampak tinggi di Malaysia dan Indonesia, guna memperkuat kehadirannya di Asia Tenggara.
Roadshow ini dipimpin langsung oleh Metin Karabiber, Founder & CEO Enqura, dan Kerim Alain Bertrand, Penasihat CEO, yang bertemu dengan para pemangku kepentingan utama di sektor perbankan, asuransi, dan fintech di Kuala Lumpur dan Jakarta.
Asia Tenggara: Wilayah Pertumbuhan Strategis
Roadshow ini menyoroti lanskap keuangan digital yang berkembang pesat di Asia Tenggara, khususnya di Malaysia dan Indonesia. Kedua pasar ini menonjol karena skala pasar, momentum regulasi, dan percepatan adopsi digital.
Pasar transformasi digital Malaysia diproyeksikan melampaui USD 12,6 miliar pada tahun 2026. Dengan dukungan Bank Negara Malaysia melalui inisiatif seperti MyDigital ID, permintaan akan proses onboarding digital yang aman terus meningkat.
Indonesia menyajikan peluang yang jauh lebih besar. Dengan populasi 282 juta jiwa dan 77 juta orang dewasa yang belum memiliki akses bank (unbanked), negara ini merepresentasikan potensi pasar senilai USD 12 miliar.
Sektor fintech diproyeksikan mencapai USD 11 miliar pada tahun 2033. Di saat yang sama, pasar pencegahan penipuan (fraud) tumbuh pesat, menyoroti kebutuhan mendesak akan solusi verifikasi identitas tingkat lanjut.
Keterlibatan Pasar dan Kemitraan Strategis
Selama roadshow, Enqura menjalin diskusi strategis dengan berbagai pemimpin industri, termasuk AXA, AmBank Group, Fasset Indonesia, Hong Leong Assurance Berhad, KAF Group, Bank Muamalat, dan Alliance Bank Malaysia. Hal ini mencerminkan minat yang kuat terhadap solusi onboarding digital bertenaga AI dan pencegahan penipuan di seluruh wilayah.
Secara paralel, Enqura memperkuat ekosistem regional melalui kolaborasi dengan mitra kunci, termasuk: Mambu, Malaysia Digital Economy Corporation, Difa Euronika Indonesia, Bluevy, Truestack, Viseteam, dan Masryef.
Mendorong Pertumbuhan dan Inovasi
Inti dari pendekatan Enqura adalah teknologi AI on Mobile Edge, yang memungkinkan verifikasi identitas dan deteksi deepfake dilakukan langsung di perangkat pengguna dalam waktu kurang dari lima detik. Arsitektur ini sangat cocok untuk lingkungan Asia Tenggara yang mengutamakan seluler (mobile-first).
Usai roadshow ini, Enqura kembali dengan deretan peluang baru dan visi jangka panjang yang jelas untuk Asia Tenggara, memposisikan diri sebagai mitra teknologi terpercaya dalam ekosistem keuangan digital yang terus berkembang.***







