NEWSATU.COM – Kabar duka mendalam menyelimuti linimasa media sosial menyusul insiden kebakaran tragis yang menimpa kediaman Anggota IV BPK, Haerul Saleh, di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat pagi (8/5). Haerul Saleh dinyatakan meninggal dunia setelah terjebak di tengah kobaran api yang menghanguskan rumahnya.
Peristiwa memilukan ini bermula sekitar pukul 07.53 WIB. Menurut kesaksian Arpen, penjaga rumah yang berada di lokasi, api diduga pertama kali muncul di lantai 4, tepatnya di area ruang kerja korban. Dalam kepanikan tersebut, Haerul Saleh sempat terdengar berteriak meminta pertolongan dari lantai atas.
“Bapak teriak kebakaran, minta tolong,” ujar Arpen dengan nada getir saat menceritakan kembali momen tersebut. Teriakan itu langsung mengundang perhatian warga sekitar yang bergegas memberikan bantuan.
Upaya Evakuasi yang Menegangkan
Melihat situasi semakin genting, Arpen segera menghubungi petugas pemadam kebakaran dan meminta warga untuk membantu proses evakuasi. Ia sendiri sempat nekat menerobos masuk dan naik ke lantai atas untuk memastikan keberadaan korban.
Sayangnya, saat itu posisi almarhum masih berada di dalam ruangan yang mulai terkepung api hebat.
“Kami naik ke atas, ternyata bapak masih di dalam,” terangnya. Penanganan cepat dari petugas pemadam kebakaran akhirnya dilakukan, namun nyawa korban tidak berhasil terselamatkan.
Penyelidikan Polisi dan Dugaan Penyebab
Hingga Sabtu (9/5), suasana haru masih menyelimuti keluarga dan warga sekitar. Sementara itu, pihak kepolisian mulai bergerak cepat untuk mengusut tuntas penyebab kebakaran. Kapolres Jakarta Selatan, Kombes I Putu Yuni Setiawan, memimpin langsung olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama tim Inafis dan Puslabfor Mabes Polri.
Muncul dugaan awal bahwa api dipicu oleh sisa-sisa bahan kimia berupa tiner bekas renovasi yang tersimpan di lantai atas. Kasi Humas Polres Jakarta Selatan, AKP Joko Adi, menegaskan bahwa tim ahli sedang bekerja keras untuk memastikan penyebab teknis kejadian tersebut.
“Rencana kita bersama-sama olah TKP supaya diketahui apa yang menjadi penyebab pasti terjadinya kebakaran tersebut,” tegas AKP Joko Adi. Hingga saat ini, publik masih menunggu hasil investigasi resmi dari tim gabungan kepolisian.***







