NEWSATU.COM – Berita duka datang dari dunia musik Indonesia. Bassist PAS Band, Bambang Sutrisno, atau akrab disapa Trisno, meninggal dunia Sabtu (1 /8), di RS Hermina Bandung. Trisno menghembuskan nafas terkahir di usia 55 tahun, setelah sebelumnya menjalani perawatan intensif di ICU.
Kabar wafatnya Trisno pertama kali diungkap drummer PAS band, Sandy, melalui unggahan sosial media.
“Innalilahi wainnailaihi rojiun. Telah berpulang ke Rahmatullah saudara kami, bassist kami,” tulis Sandy di akun instagramnya.
Sandy mengungkapkan kondisi kesehatan Trisno sebenarnya sudah menurun dalam beberapa bulan terakhir. Menurutnya, sang bassist terlihat tidak lagi dalam kondisi prima dan mulai menunjukkan sejumlah gejala yang mengkhawatirkan.
Trisno diketahui sempat berjuang melawan gagal ginjal hingga mengalami komplikasi berupa penyumbatan pembuluh darah di otak yang mengharuskannya menjalani operasi. Meski kondisinya terus memburuk, Trisno disebut sempat menolak saat diajak menjalani pemeriksaan ke rumah sakit. Rekan-rekannya pun harus membujuk dengan keras agar ia bersedia mendapatkan penanganan medis.
“Wah, pada saat dibawa ke rumah sakit tuh nggak mau, ngelawan nggak mau, nggak mau dibawa. Ya akhirnya dengan berusaha keras kita, akhirnya mau, dicek. Dua minggu yang lalu kita bawa ke rumah sakit dan dicek, akhirnya diketahui gagal ginjal. Sudah tinggal 5%,” ujar Sandy.
Hasil pemeriksaan lanjutan juga mengungkap adanya dua penyumbatan pembuluh darah di bagian kepala Trisno. Menurut Sandy, dokter menilai kondisi tersebut berisiko memicu stroke apabila tidak segera ditangani.
“Dan yang bikin lebih parah lagi adalah ada dua sumbatan di kepalanya, sumbatan pembuluh darah yang kalau dibiarkan bisa arahnya ke stroke. Jadi menurut dokter ini harus dioperasi. Harus dioperasi dan akhirnya dioperasi satu, sebelah kanan sini, dibuka,” ungkap Sandy.
PAS Band adalah kelompok musik rock alternatif asal Bandung yang dibentuk pada tanggal 1 April 1991. Mereka dikenal sebagai pelopor band independen (indie) pertama di Indonesia yang sukses menembus industri musik arus utama tanpa jalur instan.
Trisno merupakan salah satu pendiri PAS Band, bersama kakak kandungnya Bengbeng (gitaris), Yukie (Vokalis), dan Richard (Drummer).
Selamat jalan Trisno. Karya dan dentuman bassmu akan terus hidup.








