NEWSATU.COM — Striker Pantai Gading, Elye Wahi, yang saat ini sedang diinvestigasi atas dugaan keterlibatan dalam pengaturan skor (match-fixing), tidak mendapatkan izin untuk melakukan perjalanan ke Kanada guna melakoni laga Piala Dunia berikutnya melawan Jerman.
Demikian pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh Federasi Sepakbola Pantai Gading, Kamis (18/6).
Pantai Gading dijadwalkan akan menantang Jerman pada Sabtu (20/6) di Toronto.
Pihak federasi menjelaskan bahwa Wahi tidak dapat ikut terbang bersama skuad karena “izin administrasi yang diperlukan untuk memasuki wilayah Kanada tidak dapat diperoleh pada tahap ini.”
Wahi sebelumnya turun sebagai starter di lini serang Pantai Gading saat mereka menumbangkan Ekuador 1-0 dalam laga pembuka di Philadelphia pada Senin (15/6).
Federasi menambahkan bahwa sang pemain akan tetap tinggal di Amerika Serikat sembari menunggu tim kembali dari Kanada.
Sebelumnya pada Rabu (17/6), Otoritas Liga Sepakbola Prancis menyatakan bahwa ada “jumlah taruhan yang tidak biasa” yang ditempatkan di pasar internasional terkait sanksi kartu kuning yang diterima Wahi dalam sebuah pertandingan Ligue 1 bersama Nice pada Mei lalu.
Liga Prancis mendapatkan peringatan dari para mitra yang memantau pasar taruhan mengenai adanya aktivitas taruhan yang mencurigakan di tingkat internasional. Hal ini berkaitan dengan pertandingan kandang Nice melawan Metz pada 17 Mei yang berakhir imbang 0-0, di mana dalam laga tersebut Wahi dihadiahi kartu kuning oleh wasit.***








