NEWSATU.COM – Federasi Sepak Bola Uruguay (AUF) menunjuk Diego Forlán sebagai pelatih kepala sementara. Keputusan itu diambil untuk membangun kembali mentalitas dan motivasi timnas Uruguay, pasca kegagalan di Piala Dunia 2026, yang berujung pada mundurnya, Marcelo Bielsa dari kursi pelatih.
Forlan terikat kontrak hingga Maret 2027. Kinerja Forlán akan dievaluasi untuk bahan pertimbangan mengenai perpanjangan kontrak atau pencarian pengganti menjelang Piala Dunia 2030 mendatang.
Tugas Forlan : Kembalikan Kejayaan Uruguay
Usai resmi menjabat pelatih kepala, Forlán akan menghadapi tugas berat saat harus mengembalikan kepercayaan diri tim nasional yang terpuruk akibat tersingkir di fase awal Piala Dunia 2026. La Celeste terseok-seok di peringkat ketiga Grup H, dengan hanya mengumpulkan dua poin, di bawah Spanyol dan tim debutan Cape Verde.
Kegagalan tersebut menjadi suatu aib bagi Uruguay yang memiliki dua gelar juara Piala Dunia tahun 1930 dan 1950. Persoalan konflik internal tim dan tidak cocoknya taktik Bielsa, diduga menjadi penyebab buruknya performa Federico Valverde dan kawan kawan. Pengangkatan Forlan diharapkan mampu memecahkan sumber permasalahan tersebut.
Selain menangani tim senior, mantan bomber berusia 47 tahun itu, juga dipercaya memimpin Timnas Uruguay U-20. Tim Nasional U-20 Uruguay, dijadwalkan untuk berkompetisi di Kejuaraan U-20 Amerika Selatan 2027. Itu merupakan turnamen penting untuk mengembangkan generasi talenta muda Uruguay.
Minim Pengalaman Melatih
Saat masih aktif bermain, Forlán mencatatkan 112 caps bersama Uruguay dan menempati peringkat ketiga dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa La Celeste dengan 36 gol. Ia juga meraih gelar top skor Piala Dunia Afrika Selatan 2010 dengan 5 gol, serta menjuarai Copa América 2011.
Meski memiliki prestasi mentereng sebagai pemain, faktanya Diego Forlan tidak memiliki cukup pengalaman sebagai pelatih. Ia hanya pernah menangani klub Penarol dan Atenas de San Carlos dalam karier kepelatihannya.
Pengangkatan Forlan menjadi pelatih, bisa menjadi sebuah pertaruhan bagi sepak bola Uruguay. Sebagai salah satu tokoh terbesar dalam sepak bola Uruguay, Forlan kini memikul tugas berat untuk membawa La Celeste bangkit, setelah kegagalan menyakitkan di Piala Dunia 2026.








