NEWSATU.COM – Laga dengan tensi tinggi tersaji pada Pekan 4 Liga Jakarta U-17 Piala Gubernur 2026 yang mempertemukan Bintang Ragunan dan Satria Sanggeni.
Bertanding di Lapangan 2 Sintetis Pancoran Soccer Field (PSF), Jakarta, Sabtu (18/7) pagi WIB, Satria Sanggeni sukses mengunci kemenangan dramatis 2-1 berkat comeback luar biasa di menit-menit akhir laga.
Pertandingan yang dipimpin oleh wasit Ghozali ini berjalan ketat sejak peluit pertama ditiupkan. Di babak pertama, skuad Satria Sanggeni sempat kesulitan menemukan ritme permainan terbaik mereka. Petaka bagi Satria Sanggeni datang pada menit ke-44 setelah miskomunikasi fatal terjadi di lini belakang mereka.
Memanfaat kemelut antara dua bek tengah dan penjaga gawang, striker tajam Bintang Ragunan, Yahya Amir Bayagub, berhasil mencuri bola liar dan mengonversinya menjadi gol. Skor 1-0 untuk keunggulan Bintang Ragunan bertahan hingga turun minum.
Magis Pergantian Pemain dan Runtuhnya Konsentrasi
Memasuki babak kedua, pelatih Bintang Ragunan, Teuku Chairul Wisal, mencoba melakukan eksperimen strategi. Pasukannya sempat bertransformasi menggunakan skema tiga bek tengah sebelum diubah kembali menjadi dua bek guna menyesuaikan permainan lawan. Strategi ini sejatinya membuat permainan Bintang Ragunan berkembang, terutama setelah adanya sesi hydration break.
Namun, juru taktik Satria Sanggeni, Syahrul Gunawan, melakukan keputusan jenius dengan memasukkan Nabil El Nino di awal babak kedua menggantikan Syahrul Hidayat. Keputusan ini terbukti menjadi pembeda.
Saat laga menyisakan beberapa menit dan kemenangan Bintang Ragunan sudah di depan mata, lini pertahanan mereka justru kehilangan konsentrasi secara drastis. Kelengahan ini langsung dihukum kejam oleh Nabil El Nino. Pemain bernomor punggung 24 tersebut tampil kesetanan dengan memborong dua gol kilat hanya dalam durasi dua menit, tepatnya pada menit ke-67 dan menit ke-69.
“Alhamdulillah bisa menang 2-1 atas Bintang Ragunan, meskipun gol tercipta di menit-menit akhir. Kemenangan ini murni berkat kerja keras anak-anak yang mau bangkit setelah kebobolan,” ujar pelatih Satria Sanggeni, Syahrul Gunawan, usai laga.
Di sisi lain, Teuku Chairul Wisal, pelatih Bintang Ragunan, menyayangkan runtuhnya fokus anak asuhnya di masa krusial.
“Anak-anak kehilangan konsentrasi di menit-menit akhir sehingga kami harus kecolongan dua gol,” ungkapnya.
Meski begitu, Coach Teuku mengakui tak terlalu kecewa karena dalam pertandingan Liga Jakarta U17 yang mengutamakan pembinaan, di mana dia coba menerapkan beberapa strategi yang juga harus dipahami pemain.
Dengan hasil ini, Satria Sanggeni sukses mengamankan poin penuh sekaligus memanaskan persaingan di papan atas Liga Jakarta U-17 Piala Gubernur 2026.
Saat ini, Satria Sanggeni berada di posisi 6 klasemen Grup Putih dengan 4 poin, sama dengan Bintang Ragunan yang tertahan di posisi 5.
Batavia FC yang menang 2-0 atas Toyo Haryono mantap di posisi teratas karena belum kalah dalam 4 pertandingan dengan 12 poin. Posisi 2 dan 3 diduduki Putra Nusantara dan Diklat ISA yang sama mengoleksi 9 poin. BTC, dengan 6 poin, berada di posisi 3.
Hasil Lengkap Pertandingan
- Batavia FC 2 – 0 Toyo Haryono
- Bintang Ragunan 1 – 2 Satria Sanggeni
- Putra Nusantara 1 – 0 Pemuda Jaya
- BTC 1 – 2 Diklat ISA








