JAKARTA – Babak baru bagi perjuangan kesejahteraan karyawan perbankan resmi dimulai. Serikat Pekerja PT Bank of India Indonesia (SP-BOII) secara resmi melakukan gebrakan administrasi dengan menyerahkan dokumen perubahan data kepengurusan teranyar kepada Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Sudinaker) Kota Administrasi Jakarta Pusat pada Rabu (15/7/2026). Langkah krusial ini diambil demi memastikan legalitas penuh dan transparansi roda organisasi ke depan.
Aksi penyerahan berkas penting ini dikawal langsung oleh Wakil Ketua I SP-BOII, Purwo Widodo, bersama Anggota Tim Advokasi SP-BOII, Adhi Pradhana. Seluruh dokumen krusial tersebut diterima langsung secara resmi oleh petugas Sudinaker Jakarta Pusat, Pujiono, untuk segera diproses ke dalam catatan administrasi negara.
Tidak main-main, SP-BOII menyodorkan sederet dokumen fundamental sebagai bukti sahnya perombakan ini, antara lain:
- Berita Acara Hasil Pemilihan Ketua Serikat Pekerja Bank of India Indonesia.
- Berita Serah Terima Dokumen SP-BOII Periode Kepengurusan 2023–2025.
- Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) SP-BOII.
- Surat Bukti Pencatatan Resmi dan Notulen Rapat SP-BOII.
Perubahan besar ini menandai berakhirnya masa bakti pengurus lama yang diwakili oleh Eka Surya Chandra. Ia secara resmi menyerahkan estafet kepemimpinan tertinggi organisasi kepada Ketua SP-BOII yang baru, Edo Suganda Indrakusuma. Prosesi serah terima jabatan yang sakral ini disaksikan langsung oleh jajaran pengurus baru sebagai bentuk komitmen nyata terhadap tata kelola organisasi yang transparan, akuntabel, dan berkesinambungan.
Pernyataan Perdana Ketua SP-BOII yang Baru
Usai pengesahan dokumen di Sudinaker, Edo Suganda Indrakusuma selaku Ketua SP-BOII terpilih mengungkapkan rasa syukur sekaligus menegaskan kesiapannya mengemban tanggung jawab besar ini dengan penuh integritas.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya untuk memimpin Serikat Pekerja PT Bank of India Indonesia. Amanah ini merupakan tanggung jawab besar yang akan saya jalankan dengan penuh integritas, keterbukaan, dan semangat kebersamaan,” tegas Edo dengan penuh optimisme.
Lebih lanjut, Edo membocorkan visi strategisnya dalam menakhodai SP-BOII ke depan. Ia berjanji akan memperketat lini komunikasi internal serta menjaga hubungan industrial agar tetap harmonis, tanpa mengesampingkan misi utama organisasi.
“Kami akan terus memperkuat komunikasi antara pengurus dan anggota, menjaga hubungan industrial yang harmonis, serta memperjuangkan hak dan kesejahteraan seluruh anggota sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Saya juga mengapresiasi dedikasi pengurus sebelumnya yang telah memberikan fondasi organisasi yang baik,” pungkasnya.
Dengan mendaratnya dokumen perubahan ini di meja Sudinaker Jakarta Pusat, SP-BOII bersiap melesat dengan program kerja yang lebih profesional dan berorientasi penuh pada kepentingan seluruh anggotanya.***








